Berita

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi/Net

Politik

Jika Covid-19 Berkepanjangan, KPU Desak Pemerintah Mulai Siapkan Anggaran APD Untuk Petugas Pemilu Dan Pilkada 2024

RABU, 16 JUNI 2021 | 15:19 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Persiapan penyelenggaraan Pemilu Nasional dan Pilkada Serentak tahun 2024 disusun berdasarkan prinsip keamanan dan kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), I Dewa Kade Wiarsa Raka Sandi menuturkan, pihaknya tengah menyusun desain Pemilu Nasional dan Pilkada Serentak 2024 yang sesuai dengan kondisi pandemi.

Salah satu yang disusun adalah mengenai anggaran kedua hajatan akbar Indonesia tersebut.


Salah satu yang disoroti KPU, dijabarkan Raka Sandi, adalah mengenai kesiapan anggaran pelaksanaan Pemilu Nasional dan Pilkada.

Kata Raka Sandi, dalam situasi Covid-19 dibutuhkan ketersediaan alat pelindung diri (APD) bagi petugas pemilihan, guna menjamin keamanan dan kesehatan mereka.

Akan tetapi, brkaca pada pengalaman Pilkada Serentak 2020 kemarin, terdapat sejumlah kendala anggaran untuk menyediakan APD, sehingga terdapat keterlambatan penyediaan APD di daerah.

"Ini penting, di mana situasi pandemi belum berakhir. Jadi apakah ini dapat diselesaikan dengan baik," ujar Raka Sandi dalam diskusi virtual bertajuk 'Persiapan dan Tantangan Penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024', Rabu (16/6).

Mengacu pada pelaksanaan Pilkada 2020, Raka Sandi menerangkan bahwa anggaran untuk APD dibantu pemerintah pusat melalui APBN yang didistribusikan ke dalam NPHD di masing-masing daerah yang menyelenggarakan pemilihan.

"Nah bagaimana nanti? Jadi selain pusat juga harus menyediakan anggaran untuk pemilu nasional, termasuk daerah, tentu sedari awal harus mempersiapkan anggaran untuk NPHD Pilkada ya," terang Raka Sandi.

"Karena pada pokoknya undang-undang masih mengatur bahwa anggaran pilkada bersumber dari APBD," sambungnya.

Maka dari itu, Raka Sandi berharap pemerintah bisa segera membahas secara matang soal anggaran Pemilu Nasional dan Pilkada Serentak 2024.

"Ini satu tantangan tersendiri. Semoga bisa disiapkan tepat waktu dengan prinsip-prinsip akuntabilitas, efisiensi dan efektivitas perencanaan, penggunaan serta pertanggungjawaban anggaran itu sendiri," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya