Berita

Ketua Komisi III DPR RI Herman Herry (kanan) bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggelar jumpa pers sesudah Rapat Kerja, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6)/RMOL

Politik

Komisi III DPR Desak Polri Segera Tuntaskan Kasus Premanisme, Mafia Tanah, Hingga Pelanggaran HAM

RABU, 16 JUNI 2021 | 14:28 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Komisi III DPR mengapresiasi kinerja dan komitmen Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam rangka meningkatkan kepercayaan publik terhadap Korps Bhayangkara.

Begitu salah satu poin kesimpulan yang dibacakan Ketua Komisi III DPR, Herman Herry dalam Rapat Kerja bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, di Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6).

"Komisi III DPR apresiasi kinerja Polri dalam merealisasikan Program Prioritas dan Komitmen Kepemimpinan Kapolri yang memberikan dampak positif bagi masyarakat sehingga tingkat kepercayaan dan kepuasan terhadap Polri meningkat," kata Herman Herry.


Selain itu, kata Herman, Komisi III DPR juga mendukung Polri dalam mewujudkan rencana strategis (Renstra) tahun 2020-2024.

"Komisi III DPR mendukung Polri dalam rangka mewujudkan Renstra Polri tahun 2020-2024 demi terwujudnya Polri yang Prediktif, Responsibilitas, dan transparansi, Berkeadilan (Presisi) untuk mendukung terciptanya Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkeadilan," terangnya.

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, Komisi III juga mendesak agal Polri dapat segera menuntaskan kasus-kasus yang belakangan menjadi perhatian publik. Diantaranya narkoba, mafia tanah, dan pelanggaran HAM.

"Kapolri agar mempercepat penuntasan kasus-kasus yang menarik perhatian masyarakat dan menindak tegas aksi-aksi premanisme, pungli, narkoba, mafia tanah, pelanggaran HAM, dan aksi kejahatan lainnya demi terciptanya raasa aman dan kepastian hukum di tengah masyarakat," ucap Herman Herry.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya