Berita

Pemerhati politik dan kebangsaan, Rizal Fadillah (kanan) saat menjadi pembicara dalam Obrolan Bang Ruslan bertajuk "Menanti Kejutan Pilpres 2024"/Repro

Politik

Rizal Fadillah Sebut Ada Kemungkinan Jokowi Jatuh Di Tengah Jalan

SELASA, 15 JUNI 2021 | 16:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 diprediksi bisa saja terjadi beberapa hal yang mengejutkan.

Pemerhati politik dan kebangsaan, Rizal Fadillah berpendapat, setidaknya ada lima kemungkinan yang bakal menjadi kejutan menjelang pilpres mendatang.

"Ada lima kemungkinan nanti timbulnya kejutan," kata Rizal Fadillah saat menjadi pembicara program Obrolan Bang Ruslan bertajuk "Menanti Kejutan Pilpres" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (15/6).


Dia menguraikan, kejutan pertama dimungkinkan adalah Joko Widodo tidak jadi Presiden lagi hingga tahun 2024.

"Bisa saja Jokowi selesai sebelum 2024. Karena beberapa faktor," ujar Rizal Fadillah.

Misalnya, sambung dia, beberapa penyumbang bisa jatuhnya Jokowi di tengah jalan antara lain, faktor ekonomi, investasi mandek, pertumbuhan ekonomi yang minus menyebabkan krisis.

Di sisi lain, penegakan hukum yang masih terdapat diskiriminasi, serta persoalan politik oligarkis yang bisa menimbulkan gejolak, bisa menambah faktor jatuhnya Jokowi.

"Kalau faktor-faktor itu terjadi, Jokowi harus hand out, kalau tidak mundur atau dimundurkan," kata Rizal Fadillah.

Potensi kejutan besar yang kedua, berkaitan dengan munculnya nama-nama sosok yang digadang menjadi capres seperti Puan Maharani, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan. Namun, nama-nama ini dianggap bukanlah perpanjangan tangan dari Presiden Joko Widodo.

"Nah, jika tidak terjadi kejutan pertama, artinya Jokowi masih berkuasa hingga Pilpres 2024. Bisa saja dia maju namun sebagai calon wakil presiden dimana Ganjar Pranowo akan menjadi capresnya. Itu untuk menjaga kelanjutan kekuasaan. Ini bisa jadi kejutan kedua," ujarnya.

Kemudian kejutan ketiga yakni soal kemungkinan Prabowo Subianto untuk kembali diusung maju bergandengan dengan Puan Maharani. Dalam hal ini, elektabilitas Puan Maharani akan menjadi PR besar untuk terus ditingkatkan.

"Dan jika tidak kunjung naik, bukan tidak mungkin yang maju adalah ibunya yaitu Megawati Soekarnoputri berpasangan dengan Prabowo. Apakah Mega-Prabowo atau Prabowo-Mega, itu kan bisa saja dan itu akan berpotensi menjadi hal yang mengejutkan dalam politik," kata Rizal Fadillah.

Sedangkan kejutan keempat yakni kemungkinan Jokowi untuk mempertahankan kekuasaan untuk bisa menjadi tiga periode. Hal ini memang sudah digaungkan dimana ada isu mengenai amandemen konstitusi.

"Bisa saja dipaketkan di situ. Kebetulan koalisi saat ini masih bagus, jadi itu bisa terjadi. Itu juga kejutan," sebutnya.

Dan kejutan kelima atau yang terakhir, yakni munculnya kejutan oposisi yang didasarkan pada tingkat elektabilitas yang tinggi.

"Sebut saja tokoh yang muncul seperti Anies yang elektabilitasnya bagus, kemudian dipasangkan dengan AHY. Atau Anies-Airlangga yang bisa diusung oleh Partai Nasdem dan Partai Golkar. Atau misalnya Anies-Gatot. Karena dari kalangan militer, Gatot saat ini tertinggi elektabilitasnya," ucap Rizal Fadillah.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya