Berita

M. Rizal Fadillah, Ruslan Tambak, dan Willy Aditya/Rep

Politik

Soal Konvensi Nasdem, Jangan Ujungnya Mahar Atau Sudah Punya Orang

SELASA, 15 JUNI 2021 | 16:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem yang menggagas konvensi untuk menentukan calon presiden 2024 diharapkan sebagai wadah berdemokrasi dan pembelajaran politik yang sehat bagi seluruh masyarakat.

"Mudah-mudahan ini bagian dari pendidikan politik dan proses demokratisasi yang dirintis oleh Partai Nasdem," kata pengamat politik dan kebangsaan M. Rizal Fadillah dalam diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan dengan tema "Menanti Kejutan Pilpres 2024", Selasa (16/6).

Rizal Fadillah juga mengapresiasi Partai Nasdem yang memiliki ide menggelar konvensi Pilpres 2024 yang bakal diselenggarakan tahun depan. Menurutnya, dengan adanya konvensi antara partai politik diharapkan bisa memperluas tokoh-tokoh yang potensial maju dalam pertarungan pilpres mendatang.


"Tentu saya mengapresiasi konvensi yang dilakukan oleh Nasdem, semoga bisa memperbanyak sumber daya manusia yang bisa tampil, punya tokoh establish, tapi juga tokoh-tokoh yang dikualifikasi oposisi juga bisa masuk seandainya dibuka di konvensi ini oleh Nasdem," katanya.

Dia mengingatkan agar partai pimpinan Surya Paloh itu untuk dapat melakukan konvensi dengan baik.

"Saya sangat mengaprsiasi tapi juga harapannya betul-betul konvensi ini bagian dari demokrasi, bukan ini dibuka tapi ujungnya mahar, atau misalnya sudah punya orang sebetulnya," ucap Rizal Fadillah.

Ketua DPP Partai Nasdem, Willy Aditya yang juga menjadi pembicara dalam diskusi itu menegaskan, sama dengan kontentasi lain, partainya tidak akan memungut biaya apapun.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya