Berita

Anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati/Net

Politik

Diingatkan Politikus PKS, Ribuan PMI Yang Kembali Ke Indonesia Jangan Sampai Jadi Pengangguran Terbuka

SELASA, 15 JUNI 2021 | 12:53 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kembalinya ribuan pekerja migran Indonesia (PMI) sebagai dampak dari pandemi Covid-19 jangan sampai meningkatkan angka pengangguran terbuka di tanah air.

"Laporan Dinas Tenaga Kerja Jawa Timur mengonfirmasi ribuan teman-teman PMI yang pulang menjadi pengangguran terbuka karena belum bisa kembali ke negara penempatan. Kita minta Kementerian Tenaga Kerja untuk menyiapkan skema jaring pengaman agar teman-teman PMI tidak menjadi pengangguran terbuka," ucap anggota Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (15/6).

Politikus PKS ini menyarankan penerima program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) dari Kemenaker bisa diprioritaskan untuk sebagian PMI yang kembali ke Indonesia.


Kemudian pemerintah melakukan pemetaan potensi PMI yang pulang agar nanti bisa dilanjutkan pengembangan potensi oleh pemerintah termasuk pemerintah daerah dan lembaga swasta.

"Data awal ini penting dengan perlu ditambah data potensi. Bisa jadi ada teman-teman yang ingin membuka usaha UMKM sehingga bisa difasilitasi dengan program jaring pengaman untuk UMKM. Atau potensi keahlian lain yang bisa diarahkan dengan data pencari kerja di Kemenaker,” katanya.

Mufida oun mendesak pemerintah daerah baik provinsi maupun kota/kabupaten tujuan PMI juga menyiapkan diri. Sebab jika angka pengangguran terbuka di sebuah wilayah naik, maka justru akan menjadi beban wilayah tersebut.

"Kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah serta melibatkan sektor swasta. Sektor swasta yang pertama adalah industri guna menangkap kebutuhan tenaga kerja. Sektor swasta yang kedua adalah lembaga pelatihan kerja untuk membantu BLK yang dikelola pemerintah,” ujarnya.

Aktivasi BLK di daerah sudah wajib dilakukan dengan mengadakan program keahlian yang paling dibutuhkan pasar tenaga kerja saat ini. Namun, kapasitas BLK milik pemerintah yang terbatas harus disiasati dengan menggandeng LPK swasta agar berperan memberikan bekal untuk purna PMI.

"Kartu Prakerja dengan semua benefitnya juga harus menjadikan PMI sebagai salah satu prioritas. Antisipasi sejak dini dari proses kedatangan PMI kembali ke Indonesia harus dilakukan agar PR besar bertambahnya angka pengangguran terbuka tidak lagi menjadi masalah klasik saat kepulangan ke daerah masing-masing,” tutupnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Legislator Nasdem: Bukan Hal Sulit bagi Polri Kejar Spam Judol

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:57

Aksi Dramatis Anggota TNI Selamatkan Balita dari Cengkeraman Paman Sakau

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:45

Sempat Lolos OTT KPK, Bos PT MSA Fika Nur Alawi Resmi Pakai Rompi Oranye

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:35

Lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ Berdampak Positif terhadap Citra Golkar

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:10

Cak Imin Pastikan Sekolah Rakyat Sukoharjo Siap Sambut Tahun Ajaran Baru

Kamis, 02 Juli 2026 | 19:07

Telkom Akses Perkuat Kompetensi SDM Digital di Daerah 3T

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:48

Aliansi Kontraktor Geruduk Sudin PRKP Jakut Gegara Dugaan Monopoli Proyek

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:41

Peresmian Kantor UN Tourism Kukuhkan Spanyol di Garda Terdepan Multilateralisme

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:30

Kejagung Endus Dugaan Keterlibatan Kolonel TNI Aktif dalam Korupsi MBG

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:25

Baru Tiga Bulan Menjabat, Dirut Pos Indonesia Mundur

Kamis, 02 Juli 2026 | 18:21

Selengkapnya