Berita

Tersangka korupsi di PT Asabri Benny Tjokro/Net

Hukum

Usut Asabri, Kejagung Periksa Dua Orang Tangan Kanan Benny Tjokro

SENIN, 14 JUNI 2021 | 23:33 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) terus mendalami kasus mega korupsi pengelolaan dana investasi di PT Asabri.

10 orang diperiksa hari ini (Senin 14/6). Dari 10 saksi, dua orang merupakan tangan kanan tersangka Benny Tjokrosaputro (BTS) yang memiliki hubungan dengan aset milik Dirut PT Hanson Interational itu. Sementara dua lainnya berkaitan dengan tersangka Heru Hidayat (HH).

Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyebutkan dari 10 saksi yang diperiksa, sebanyak lima orang merupakan saksi yang berkaitan dengan blokir saham, satu saksi pihak sekuritas/perusahaan efek yang merupakan broker dari perusahaan asuransi PT Asabri.


"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT Asabri," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Senin (14/6/).

Adapun kesepuluh saksi yang diperiksa antara lain, TWS selaku Wiraswasta. Saksi diperiksa terkait klarifikasi blokir saham;
DL selaku Karyawan Swasta. Saksi diperiksa terkait klarifikasi blokir saham; HG selaku Wiraswasta. Saksi diperiksa terkait klarifikasi blokir saham; V selaku Ibu Rumah Tangga. Saksi diperiksa terkait klarifikasi blokir saham;

Lalu KHC selaku Direktur PT. Surya Interindo Makmur. Saksi diperiksa terkait klarifikasi blokir saham; ATR selaku Karyawan PT. Rimo Internasional Lestari, Tbk. Saksi diperiksa terkait aset milik tersangka BTS; SO selaku Staf PT. Andalan Tekno Korindo. Saksi diperiksa terkait aset milik tersangka BTS;

JCH selaku Direktur PT. Nusa Puri Nirada. Saksi diperiksa terkait perusahaan yang terafiliasi dengan Tersangka HH; WM selaku Direktur Ricobana Abadi. Saksi diperiksa terkait perusahaan yang terafiliasi dengan Tersangka HH dan BS selaku Associate Director PT. Korea Investment and Sekuritas Indonesia. Saksi diperiksa terkait broker PT. Asabri (Persero).

Pada perkara ini, Kejagung telah menetapkan sembilan orang tersangka, mereka adalah mantan Direktur Utama PT Asabri Mayjen (Purn) Adam R. Damiri, Letjen (Purn) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro.

Kepala Divisi Investasi Asabri periode Juli 2012 hingga Januari 2017 Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi periode 2012 hingga Mei 2015 Bachtiar Effendi; Direktur Investasi dan Keuangan periode 2013-2019, Hari Setiono; dan dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo.



Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya