Berita

Ketum DPP Partai Golkar, AIrlangga Hartarto/Net

Politik

Popularitas Airlangga Naik, Golkar: Sementara Fokus Tangani Covid-19 Dulu

SENIN, 14 JUNI 2021 | 02:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Popularitas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai calon presiden (Capres) 2024 mengalami kenaikan menurut hasil survei lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dirilis pada Minggu, (13/6).

Popularitas Airlangga mengalami kenaikan dari 26 persen pada Maret 2021, menjadi 28 persen pada Mei 2021.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Nurul Arifin menanggapi hasil survei tersebut.


Nurul mengatakan saat ini partainya baru melakukan pemanasan saja jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

"Kami baru pemanasan, belum 100 persen all out, karena yang tadi kami sebutkan bahwa kami menjaga betul mandat dan tugas Bapak Ketua Umum kami ini sebagai Menko Perekonomian supaya fokusnya tidak berubah,” ujar Nurul, Minggu (13/6).

Menurutnya, target Airlangga saat ini masih menyelesaikan Vaksinasi Covid-19 dulu sesuai dengan target, kemudian pemulihan ekonomi.

Baru setelah itu tercapai Partai Golkar akan lebih serius untuk menggarap dan mensosialisasikan Airlangga sebagai Capres.

"Jadi kita juga pelan-pelan namun pasti ya, mulai dengan sosialisasi untuk kenaikan popularitas, dan hasilnya di survei internal kita rasakan kenaikan angka popularitas dan diamini oleh hasil survei SMRC," katanyaz

Hal lain yang menurut Nurul menarik adalah skor popularitas dan hubungan tahu dan suka.

"Saya lihat popularitas ketua umum kami meningkat, yang tahu itu ada 28 persen dan yang suka 44 persen," ujarnya.

Sementara kandidat lain ada yang popularitas sudah tinggi, tapi elektabilitas stagnan tidak berubah-ubah, dan angka kesukaannya dari responden yang kenal rendah, yang menunjukkan adanya resistensi sebagian publik.

"Mungkin dari sisa-sisa Pilpres tahun 2019 yang menyisakan polarisasi yang sangat tidak enak itu. Jadi yang tadi stagnan itu, menunjukkan resistensi akibat polarisasi dan politik identitas yang dulu dimainkan," terangnya.

Selain itu, kata Nurul, partainya juga optimis tetap akan mampu mengusung Airlangga sebagai Capres.

Argumentasi Nurul Arifin, kandidat lain yang memiliki popularitas dan elektabilitas tinggi banyak yang berpotensi tidak bisa maju karena tidak berpartai.

Sementara menurutnya untuk maju sebagai Capres harus diusung oleh partai politik.

“Kuncinya adalah bahwa setiap calon layaknya harus mempunyai partai politik karena partai politik ini adalah dukungan yang riil, signifikan, dan sistematis secara struktur mulai dari pusat hingga ke daerah,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Inilah Jurus GoTo Tingkatkan Kesejahteraan Driver

Rabu, 28 Januari 2026 | 00:08

Relawan SPPG Didorong Bersertifikasi

Rabu, 28 Januari 2026 | 00:04

Ulama Asal Madura Raih Summa Cum Laude di Universitas Al-Azhar

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:44

Penolakan Publik soal Posisi Polri di Bawah Kementerian Capai 71,9 Persen

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:28

MUI Sarankan RI Mundur dari Board of Peace

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:21

GAN Minta Mabes Polri Gelar Perkara Khusus Kasus Pemalsuan IUP

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18

Jelang HPN 2026, JMSI Kaltim Dorong Pers Adaptif Hadapi Perubahan Perilaku Gen Z

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:18

Asta Cita Prabowo Tak Boleh Berhenti Sebatas Slogan Politik

Selasa, 27 Januari 2026 | 23:01

Pusjianmar Seskoal Bedah MDA Bersama Pakar dari British Royal Navy

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:57

Presiden Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia-Inggris

Selasa, 27 Januari 2026 | 22:55

Selengkapnya