Berita

Program obrolan bareng Bang Ruslan bertajuk "Polemik Kuota Haji"/Net

Politik

Adhie Massardi Bingung Dengan Yandri Susanto, Orang Berpendapat Kok Diajak Berdebat

SELASA, 08 JUNI 2021 | 20:38 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Adhie Massardi mengaku bingung dengan ketua komisi VIII DPR RI Yandri Susanto yang mengajak berdebat mereka yang berpendapat soal pembatalan haji dan dananya. Salah satunya Rizal Ramli.

"Ini ngaco, bisa paham soal DPR gak ya," kata Adhie Massardi saat menjadi narasumber di program Obrolan Bareng Bang Ruslan bertajuk "Polemik Kuota Haji" yang diselenggarakan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/6).

Adhie menjabarkan, setidaknya menurut amanat konstitusi, DRP RI memiliki tiga fungsi. Legislasi, pengawasan dan penganggaran dan yang paling esensi ialah setiap aspirasi dari masyarakat harus diserap.


"Ini masyarakat berpendapat kok malah diajak berdebat, harusnya kemarin mereka berdebat dengan pemerintah ketika meyampaikan pembatalan haji," sindir Adhie.

Disamping itu, Adhie juga mengaku heran mengapa pemerintah Indonesia membatalkan haji, padahal hubungan dengan Arab Saudi sangat baik bahkan tarafnya sudah bukan lagi diplomasi, yakni ukuwah islamiyah, lantaran Indonesia merupakan negara yang mayoritas Islam.

"Dipolasi Indonesia dengan Arab itu selama ini baik-baik saja, bahkan soal haji, Indonesia sudah berangkatkan jemaahnya semenjak sebelum kemerdekaan," demikian Adhie.

 

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya