Berita

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an/Rep

Politik

Arus Survei Indonesia: PDIP Unggul, PAN Dan PPP Tidak Lolos Parlemen

SELASA, 08 JUNI 2021 | 15:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PDI Perjuangan unggul dengan perolehan suara 19,6 persen jika Pemilu 2024 digelar hari ini.

Begitu temuan survei yang dipaparkan Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an dalam diskusi daring bertema "Capres-Cawapres Potensial 2024: Persepsi Publik Berdasarkan Klaster Figur", Selasa (8/6).

Di bawah PDIP, ada Partai Gerindra (14,9 persen), Partai Golkar (10,4 persen), PKB (9,7 persen), Partai Demokrat (7,9 persen).


"Berikutnya Partai Nasdem 6,7 persen, dan PKS 5,2 persen," ujar Ali Rif'an.

Dengan asumsi ambang batas lolos parlemen atau parlementary threshold 4 persen, beberapa partai di Senayan yang tidak lolos ada PAN (3,1 persen), dan PPP (3,1 persen).

Serta partai di bawah perolehan 2 persen ada Partai Perindo, Partai Hanura, PSI, Berkarya, Partai Garuda, PKPI dan PBB.

"Sementara ada 13 persen responden mengatakan tidak tahu atau tidak menjawab," demikian Ali Rif'an.

Arus Survei Indonesia melakukan survei secara nasional pada 1-7 Mei 2021 di 34 provinsi di Indonesia, dengan metode penarikan sampel adalahmultistage random sampling.

Penarikan data responden melalui sambungan telepon dengan format pertanyaan berbentuk kuisioner.

Jumlah responden yakni 1.000 orang dengan margin of error kurang lebih 3,10 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya