Berita

Tim WHO yang ditugaskan untuk menyelidiki asal usul Covid-19 menghadiri konferensi pers studi bersama WHO-China di sebuah hotel di Wuhan awal tahun ini/Reuters

Dunia

WHO Tidak Bisa Memaksa China Berikan Lebih Banyak Informasi Soal Asal Usul Covid-19

SELASA, 08 JUNI 2021 | 13:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak bisa memaksa China untuk memberikan lebih banyak data mengenai asal-usul Covid-19.

Begitu kata salah seorang pejabat top WHO yakni Mike Ryan. Direktur Program Kedaruratan WHO tersebut mengatakan bahwa meskipun demikian, pihaknya akan mengusulkan studi yang diperlukan untuk memahami di mana virus itu muncul ke tingkat berikutnya.

“WHO tidak memiliki kekuatan untuk memaksa siapa pun dalam hal ini," kata Ryan ketika ditanya oleh seorang reporter mengenai bagaimana WHO akan "memaksa" China untuk lebih terbuka.


"Kami sangat mengharapkan kerja sama, masukan, dan dukungan dari semua negara anggota kami dalam upaya itu," sambungnya, seperti dikabarkan Al Jazeera (Senin, 7/6).

Diketahui bahwa anggota tim WHO melakukan kunjungan ke China pada awal tahun ini untuk mencari informasi mengenai asal-usul Covid-19. Sayangnya, mereka mengatakan bahwa mereka tidak memiliki akses ke semua data.

Di sisi lain, banyak spekulasi yang terus berkembang mengenai asal usul virus tersebut. Ada teori yang menyebut bahwa virus tersebut melompat dari hewan dan mungkin dimulai dengan kelelawar ke manusia. Bahkan ada teori yang menyebut bahwa virus berasal dari kebocoran laboratorium di Wuhan, China.

Teori kebocoran laboratorium Wuhan baru-baru ini menjadi subyek perdebatan publik baru setelah beberapa ilmuwan terkemuka menyerukan penyelidikan penuh tentang asal usul virus tersebut.

Padahal, hipotesis bahwa virus itu secara tidak sengaja bocor dari laboratorium sebagian besar diabaikan oleh para ilmuwan pada tahap awal pandemi terjadi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Di Hadapan Eks Menlu, Prabowo Nyatakan Siap Keluar Board of Peace Jika Tak Sesuai Cita-cita RI

Rabu, 04 Februari 2026 | 22:09

Google Doodle Hari Ini Bikin Kepo! 5 Fakta Seru 'Curling', Olahraga Catur Es yang Gak Ada di Indonesia

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:59

Hassan Wirajuda: Kehadiran RI dan Negara Muslim di Board of Peace Penting sebagai Penyeimbang

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:41

Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Subholding Downstream, Unit Usaha Pertamina di Sektor Hilir

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:38

Kampus Berperan Mempercepat Pemulihan Aceh

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:33

5 Film yang Akan Tayang Selama Bulan Ramadan 2026, Cocok untuk Ngabuburit

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:21

Mendag Budi Ternyata Belum Baca Perintah Prabowo Soal MLM

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:54

Ngobrol Tiga Jam di Istana, Ini yang Dibahas Prabowo dan Sejumlah Eks Menlu

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:52

Daftar Lokasi Terlarang Pemasangan Atribut Parpol di Jakarta

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:34

Barbuk OTT Bea Cukai: Emas 3 Kg dan Uang Miliaran Rupiah

Rabu, 04 Februari 2026 | 20:22

Selengkapnya