Berita

Ilustrasi Proses penyekatan pengendara di Suramadu/RMOLJatim

Presisi

Polda Jatim Tambahkan Personel Untuk Penyekatan Suramadu

SELASA, 08 JUNI 2021 | 01:51 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Personel gabungan dari Polri, TNI, hingga Dishub Kota dan Provinsi Jatim diterjunkan dalam penyekatan Jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) sejak Sabtu (5/6) hingga Senin (7/6) ini.

Polda Jatim juga melibatkan personel tambahan untuk berjaga di titik penyekatan di kawasan Jembatan Suramadu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Gatot Repli Handoko mengatakan, Pemprov Jatim menyediakan alat tes swab antigen yang tak terbatas dalam tes penyekatan.


Bahkan, Satgas Covid-19 Pemprov Jatim juga berencana menggunakan alat GeNose C19 dalam tes tersebut.

Gatot menyebutkan, penambahan personel dan alat tes itu bertujuan untuk mempercepat pemeriksaan Covid-19 Jatim. Begitu pula untuk mengantisipasi penumpukan warga dan kendaraan di area Jembatan Suramadu.

"Menambah peralatan swab antigen di 2 penyekatan, baik Bangkalan dan Surabaya, harapannya tak terjadi kerumunan," kata Gatot seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Senin (7/6).

Gatot menuturkan, personel tambahan yang dilibatkan adalah Brimob dan Sabhara. Untuk tenaga medis, disiagakan dari Dinas Kesehatan dan Biddokes Polda Jatim.

"1 SSK (Satuan Setingkat Kompi) dari Sabhara, 1 SSK dari Batalyon 516, ada 2 SSP (Satuan Setingkat Pleton) dari Brimob, dibantu tenaga medis dari Biddokes Polda dan dinas kesehatan," ujarnya

Gatot menjelaskan, pihaknya sedang mengupayakan tes pendeteksi infeksi Covid-19 dengan metode GeNose C19. Sebab, metode itu dinilai lebih efektif, cepat, dan efisien.

"Karena di bandara juga digunakan, rencananya hari ini (digunakan). Ini juga lagi diupayakan menggunakan GeNose C19, untuk mempercepat (deteksi dini)," tuturnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Mafia Infrastruktur Diduga Kepung Menteri Dody Lewat Isu Miring

Kamis, 06 Agustus 2026 | 00:05

Menhan hingga Ketua Komisi I DPR Terima Brevet Korps Marinir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:46

Ketimpangan Penduduk Meningkat, Gini Ratio Naik ke 0,368

Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:22

Mahkamah Agung Diminta Evaluasi Ketua PN Jakarta Timur

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:38

Gempa M 6,4 Guncang Kepulauan Talaud, Tidak Ada Korban Jiwa

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:31

Kader Golkar Wonosobo Ngadu ke DPP soal Dua Kali Musda

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:14

Di Balik Tribun Sunyi Piala Presiden, Puluhan Pecalang Jaga Harmoni El Clasico

Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:09

Kisruh Diadukan ke Bahlil, Mafa Uswanas Diusulkan jadi Plt Ketum AMPI

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:50

Pergeseran Public Goods Sektor Kesehatan

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:40

BRAINS Demokrat Kolaborasi Bareng IRI Perkuat Demokrasi Lintas Negara

Rabu, 05 Agustus 2026 | 21:17

Selengkapnya