Berita

Polisi Kolombia/Net

Dunia

Presiden Ivan Duque Modernisasi Kepolisian, Perkuat HAM Hingga Pembatasan Kekuatan

SENIN, 07 JUNI 2021 | 14:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Kolombia Ivan Duque mengumumkan rencana untuk memodernisasi satuan kepolisian. Rencana itu muncul di tengah gelombang kritikan atas penggunaan kekuatan oleh aparat keamanan terhadap pengunjuk rasa.

Berbicara selama upacara promosi polisi pada Minggu (6/6), Duque mengatakan pemerintahannya akan meminta Kongres untuk menyetujui pembentukan direktorat hak asasi manusia dan direktorat pendidikan bagi perwira di tubuh kepolisian.

Ia mengatakan, direktorat-direkorat tersebut akan memodernisasi struktur kepolisian nasional, terutama untuk memperkuat kebijakan mengenai HAM.


“Dalam struktur ini, perlindungan, pencegahan, dan penghormatan terhadap HAM akan ditandai karena di kepolisian nasional akan dibuat direktorat HAM,” kata Duque, seperti dimuat Al Jazeera.

Modernisasi tersebut akan ajukan dalam RUU yang diusulkan pada hari pertama sesi legislatif berikutnya pada Juli. Di dalam RUU tersebut juga termasuk menciptakan sistem pengaduan baru dan memperluas standar disiplin untuk petugas.

Saat ini pemerintah sedang menyusun kriteria penggunaan kekuatan apa saja yang sah dilakukan oleh polisi, termasuk penggunaan dan penjualan senjata.

Alih-alih menuruti tuntutan pengunjuk rasa untuk mereformasi polisi, Duque menjanjikan transformasi kepolisian.

Kolombia telah dilanda demonstrasi anti-pemerintah secara nasional sejak akhir April, dengan ribuan orang turun ke jalan untuk menolak proposal reformasi pajak.

Meski proposal tersebut sudah ditarik, aksi tetap berlanjut dengan tuntutan yang lebih luas, termasuk reformasi kesehatan dan pendidikan.

Menurut kantor jaksa agung, sekitar 20 orang meninggal dunia selama aksi demonstrasi di Kolombia.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya