Berita

Ilustrasi/Net

Olahraga

Covid-19 Masih Mengancam, Brasil Tak Sanggup Jadi Tuan Rumah Copa America

SENIN, 07 JUNI 2021 | 11:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Senat Brasil menyerukan pemerintah untuk menunda gelaran turnamen sepakbola Copa America karena situasi pandemi Covid-19.

Pada akhir April, Komisi Senat meluncurkan penyelidikan terkait penanganan pandemi Covid-19 oleh pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro.

Lewat sebuah surat kepada tim sepakbola nasional pada Minggu (6/6), komisi tersebut mengatakan tingkat vaksinasi di Brasil masih rendah, sementara risiko penyebaran virus masih tinggi.


Menurut mereka, hanya 10,77 persen dari populasi yang sudah menerima dosis pertama vaksin Covid-19 hingga 4 Juni.

"Brasil tidak menawarkan keamanan sanitasi untuk mengadakan turnamen internasional sebesar ini. Selain mentransmisikan rasa aman dan normalitas yang salah, berlawanan dengan kenyataan bahwa orang Brasil hidup, itu akan mendorong aglomerasi orang dan memberikan contoh yang buruk," ujar mereka dalam surat tersebut.

“Kami tidak melawan Copa America di Brasil atau di mana pun. Tapi kami yakin turnamen bisa menunggu sampai negara siap menjadi tuan rumah," tambah mereka, seperti dimuat Al Jazeera.

Brasil secara tak terduga terpilih sebagai tuan rumah Copa America oleh Konfederasi Sepak Bola Amerika Selatan (CONMEBOL) pada pekan lalu. Itu dilakukan setelah Kolombia dan dan Argentina mundur sebagai tuan rumah karena alasan situasi krisis di dalam negeri dan pandemi Covid-19.

Pada Rabu (2/6), pelatih Argentina Lionel Scaloni mengatakan, Brasil bukanlah tempat terbaik. Sementara pelatih Chili dari Uruguay, Martin Lasarte menggambarkan keputusan untuk memainkan turnamen di Brasil sebagai risiko yang sangat besar.

Forum Liga Dunia (WLF), yang mewakili lebih dari 40 liga profesional mengirim surat terbuka kepada FIFA dan CONMEBOL pada Sabtu (5/6). Mereka mengatakan para pemain Amerika Selatan harus diizinkan untuk tidak bermain dalam turnamen.

Copa America dijadwalkan untuk digelar dari 13 Juni hingga 10 Juli tahun ini.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya