Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Tolak Koalisi Oposisi, Netanyahu: Ini Kecurangan Pemilu Terbesar Dalam Sejarah Demokrasi

SENIN, 07 JUNI 2021 | 09:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah menolak pembentukan koalisi oposisi yang ditujukan untuk menggulingkannya.

Di hadapan legislator partai sayap kanannya, Likud, pada Minggu (6/6), Netanyahu menyebut koalisi tersebut merupakan hasil dari kecurangan pemilu terbesar dalam sejarah demokrasi.

"Kita menyaksikan kecurangan pemilu terbesar dalam sejarah negara ini, menurut pendapat saya dalam sejarah demokrasi mana pun,” kata Netanyahu, seperti dimuat Reuters.


"Itulah mengapa orang merasa ditipu dan mereka merespons, mereka tidak boleh diam," sambungnya.

Menurut Netanyahu, Naftali Bennett yang akan menggantikannya telah melanggar janji kampanye untuk tidak berkoalisi dengan partai-partai sayap kiri, tengah, dan Arab.

Tetapi pada 2 Juni, Bennett mengumumkan koalisi dengan pemimpin oposisi Yair Lapid yang membuatnya geram.

Berdasarkan kesepakatan koalisi, Bennett akan menjabat sebagai perdana menteri untuk dua tahun pertama, kemudian digantikan oleh Lapid.

Tuduhan Netanyahu muncul ketika kepala badan keamanan dalam negeri Shin Bet memperingatkan publik mengenai prospek kekerasan yang meningkat.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya