Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Ganjar Kehilangan Momentum Tanpa PDIP, Jika Pindah Partai Berpotensi Cawapres

SENIN, 07 JUNI 2021 | 05:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diprediksi akan kehilangan momentum jika berani maju sebagai calon presiden tanpa kendaraan PDIP.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat sampai saat ini PDIP nampak berani mengusung Puan Maharani di pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Dalam pandangan Dedi, PDIP akan berani usung Puan karen tren pemilih partai banteng itu lebih cenderung memilih karena faktor partai politik.


"Ganjar, tentu semakin kehilangan momentum jika tanpa PDIP," demikian analisa Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/6).

Menurut Dedi, peluang Ganjar akan terbuka lebar jika berani berpindah partai politik.

Meski demikian, prediksi Dedi, Ganjar hanya akan bisa mendapatkan tiket calon wakil presiden

"Bahkan jika berpindah Parpol, Ganjar dimungkinkan hanya mampu mengejar potensi Cawapres," demikian kata Dedi.

Survei terbaru Parameter Politik Indonesia, popularitas Ganjar Pranowo berada di angka 69,4 persen, dengan elektabilitas mencapai 16,5 persen.

Sedangkan Puan Maharani mendapatkan popularitas di 68,2 persen dengan angka keterpilihan hanya 1,7 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya