Berita

Anies Baswedan/Net

Politik

Dinilai Merakyat, Atlet Bulutangkis Solo Raya Dan Banyumas: Nyong Pilih Anies Bae Lah

SENIN, 07 JUNI 2021 | 00:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kecemerlangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebagai calon presiden idaman, nyatanya tidak hanya mendapat dukungan dari masyarakat ibukota.

Salah satunya, seperti yang disampaikan pemain bulutangkis Solo Raya dan Banyumas yang biasa bermain di gelanggang olahraga milik Billy Haryanto alias Billy Beras yang menyatakan dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju dalam Pilpres 2024.

Wujudnya dukungan puluhan atlet tepok bulu ini menggunakan spanduk bertulisan bahasan daerah Banyumas yang dikenal "ngapak".


Kalimat tulisan "Nyong Anies Bae Lah!!!" (saya pilih Anies) dicetak pada spanduk sepanjang sekitar 3 meter dan dibentangkan di GOR berstandar internasional di Sragen, Jawa Tengah.

Agung Wahyudi, salah satu pemain bukutangkis senior, mengaku memberikan dukungannya kepada Anies untuk maju dalam Pilpres 2024 karena sosoknya yang merakyat.

"Orangnya tidak sombong, mau ngobrol sama masyarakat," kata Agung mewakili para atlet lainnya dalam keteraketerangan tertulis, Minggu (6/6).

Dia dan para altet bulutangkis yang bermain di GOR Billy Haryanto juga terkesan dengan sikap Anies yang menyemangati para pemain ketika datang ke Sragen pada April lalu.

"Pas waktu nengok ke sini, beliau menyemangati kami terutama pemain muda agar bisa berprestasi," ujarnya.

Sementara itu, Billy Haryanto menyampaikan, dukungan para bulutangkis itu dilakukan secara spontan di sela-sela bermain.

"Saya bertanya ke altet putri bahasa ngapak dukung Anies gimana. Si pemain bilang bagusnya pakai kata-kata Nyong Anies Bae Lah. Para pemain pun kompak sepakat dengan kata-kata itu. Ya sudah kita dukung," terang Billy.

Spanduk pun dicetak hari itu juga. Kemudian puluhan atlet bulutangkis binaan Billy Beras itu pun berpose dengan spanduk menandakan dukungannya kepada Anies.

"Kalau saya 1.000 persen dukung Anies," demikian Billy Beras yang juga Dewan Penasihat PBSI.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya