Berita

Indonesia tengah berduka, salah satu tokoh nasional tanah air, yakni Mantan Menteri Luar Negeri RI Mochtar Kusumaatmadja, tutup usia/Net

Dunia

Mochtar Kusumaatmadja Layak Menjadi Pahlawan Wawasan Nusantara

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 16:34 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Indonesia tengah berduka. Pasalnya salah satu tokoh nasional tanah air, yakni Mantan Menteri Luar Negeri RI Mochtar Kusumaatmadja, tutup usia pada pukul 09.00 pagi tadi (Minggu, 6/6).

Bak peribahasa "Harimau mati meninggalkan belang, gajah mati meninggalkan gading, manusia mati meninggalkan nama", nama Mochtar Kusumaatmadja pun akan harum dikenang sejarah Indonesia.

Beliau merupakan teladan intelektual bagi masyarakat Indonesia. Karena dalam usianya yang ke-30 tahun, beliau berhasil mewujudkan ide Wawasan Nusantara, yang mensenyawakan daratan dan lautan diseluruh wilayah nasional Republik Indonesia.


Bukan hanya itu, Mochtar Kusumaatmadja juga merupakan intelektual dunia. Bukan tanpa alasan, pasalnya United Nations Convention on The Law of the Sea (UNCLOS) atau juga sering disebut Konvensi PBB tentang Hukum Laut tahun 1982 sangat dijiwai oleh pemikiran dasar Wawasan Nusantara yang Beliau bangun. Hal itu mampu meningkatkan kewibawaan dan potensi maritim dari negara-negara pantai, termasuk Indonesia.

Tidak sampai di situ, beliau juga merupakan narasumber para pemimpin ASEAN, yang antara tahun 1967-1985 sedang belajar membangun organisasi kawasan. Bahkan pada saat itu, ASEAN harus secara mendadak harus menyikapi Perang Vietnam, yang berpotensi menghancurkan kawasan Asia Tenggara.

"Beliau berhak diajukan menjadi Pahlawan Wawasan Nusantara," ujar dosen Hubungan Internasional dari Universitad Padjajaran Teuku Rezasyah, Ph.D dalam keterangan kepada redaksi.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya