Berita

Salah satu kandidat yang ikut ambil bagian dalam pemilu Meksiko meluncurkan kampanyenya dengan cara keluar dari peti mati/CNN

Dunia

Warna-Warni Pemilu Meksiko, Ada Yang Keluar Peti Mati, Ada Yang Janjikan Subsidi Implan Payudara

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 16:17 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Meksiko bersiap menggelar pesta demokrasi pada akhir pekan ini (Minggu, 6/6).

Tercatat ada lebih dari 93 juta pemilih terdaftar di negara Amerika Latin tersebut yang akan memilih kandidat untuk mengisi lebih dari 21 ribu kursi di tiga tingkat pemerintahan.

Mereka akan memilih gubernur di hampir semua negara bagian dan juga memilih 500 anggota majelis rendah Kongres. Selain itu, para pemilih juga akan memilih anggota dari 30 legislatif negara bagian dan 1.928 pemerintah kota dari total 2.446 pemerintah kota.


Banyak hal unik nan menarik dalam pemilu kali ini. Pasalnya, tidak sedikit kandidat, di tingkat apapun, yang berupaya mencuri perhatian pemilih dengan kampanye yang tidak biasa.

Ada salah satu kandidat yang merupakan mantan petinju. Dia berjanji jika menang dalam pemilu, dia akan memperjuangkan rakyat sekuat tenaga, sebagaimana dia berjuang di atas ring.

Ada juga kandidat lain yang meluncurkan kampanyenya dengan cara keluar dari peti mati. Dia mengatakan bahwa dia harus dikubur hidup-hidup jika dia menang dan tidak memenuhi janjinya.

Selain itu, ada juga kandidat yang merupakan influencer media sosial. Dia berusaha mendapatkan kursi di Kongres dengan salah satu janji kampanyenya adalah "payudara untuk setiap wanita". Dia mengaku siap mengusulkan agar implan payudara bisa ditanggung oleh sistem kesehatan masyarakat.

Sebenarnya itu hanya sebagian kecil dari panggung politik yang sedang berlangsung di Meksiko.

Namun, terlepas dari banyaknya kandidat yang akan dipilih, sejumlah pakar menilai bahwa dalam banyak hal, pemilu kali ini sebenarnya adalah tentang Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador. Dia tidak ikut ambil bagian menjadi kandidat apapun dalam pemilu kali ini, namun kandidat-kandidat yang mencalonkan dalam pemilu kali ini secara garis besar terbagi menjadi dua kubu, yakni mereka yang mendukung Obrador atau mereka yang menentang Obrador.

"Pemilih pada dasarnya terbagi antara mereka yang mencintai Lopez Obrador dan mereka yang tidak mempercayainya," ujar mantan presiden Federal Electoral Institute Luis Carlos Ugalde seperti dikabarkan CNN.

Hal yang menarik tentang Obrador, saat berkuasa dia menjanjikan "pelukan, bukan tembakan". Sayangnya, sejauh ini dia belum berhasil mengekang kekerasan senjata yang masih marak terjadi di Meksiko.

Bahkan, gelombang pembunuhan politik telah mengguncang musim kampanye saat ini. Menurut sebuah perusahaan manajemen risiko Etellekt, September tahun lalu, tepatnya ketika proses pemilihan dimulai, hingga Mei kemarin, tercatat ada 89 pembunuhan politisi di Meksiko dan 782 kejahatan yang dilakukan terhadap mereka. Sebanyak 35 dari mereka yang terbunuh adalah kandidat yang mencalonkan diri dalam pemilu akhir pekan ini.

Di antara para kandidat yang bersaing dalam pemilu tersebut, banyak yang merupakan pendukung Obrador, namun juga tidak sedikit yang merupakan penentang kebijakan Obrador.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Negeri Para Bocil

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:14

DPR Tidak Boleh Hadapi Pendemo dengan Pendekatan Keamanan

Kamis, 27 Agustus 2026 | 06:02

Tak Benar Yayasan Syarif Hidayatullah Berkonflik dengan UIN Jakarta

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:45

Desil DTSEN Tak Boleh Merugikan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:34

Beban Kesehatan Karhutla Tembus Rp120 Triliun

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:22

Pejabat Jangan Merasa Sok Tahu Persoalan Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 05:12

Jokowi seperti Gelisah dengan Pernyataan Budi Arie

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:28

Dinas Perumahan Harus Bergerak Cepat Tuntaskan Masalah Warga Taman Rasuna

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:16

Naik Motor dari Indramayu, Konten Kreator Ini Semangat Ikut Demo di DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 04:00

Polri Kumpulkan Donasi Rp12,6 Miliar untuk NTT

Kamis, 27 Agustus 2026 | 03:46

Selengkapnya