Berita

Tentara Israel menangkap anak Palestina ketika bentrokan di Tepi Barat pada 2017/Net

Dunia

Sejak Perang 1967, Satu Juta Warga Palestina Ditangkap Israel

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 08:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perang Arab-Israel Ketiga atau juga dikenal sebagai Perang Enam Hari pada 1967 telah banyak mengubah situasi di Palestina hingga hari ini.

Data dari Komisi Urusan Tahanan dan Mantan Tahanan, pada Sabtu (5/6) mengungkap, setidaknya satu juta warga Palestina telah ditangkap oleh pasukan Israel sejak perang tersebut.

Tercatat, terdapat lebih dari 54 ribu perintah penahanan administratif yang dibuat oleh Israel sejak 1967.


Kebijakan penahanan administratif memungkinkan pihak berwenang Israel untuk memperpanjang penahanan seorang tahanan tanpa dakwaan atau pengadilan.

"Sekitar 17 ribu perempuan dan anak perempuan, serta 50 ribu anak-anak termasuk di antara mereka yang ditahan," kata LSM lokal tersebut, seperti dimuat Anadolu Agency.

“Sebanyak 226 tahanan tewas di dalam penjara Israel sejak 1967,” tambahnya.

LSM tersebut mengatakan semua yang ditahan mengalami beberapa bentuk penyiksaan fisik atau psikologis, pelecehan moral, dan perlakuan kejam.

Diperkirakan, 4.500 warga Palestina diyakini ditahan di penjara Israel, termasuk 41 wanita, 140 anak di bawah umur, dan 440 tahanan administratif.

Perang 1967 yang berlangsung dari 5 hingga 10 Juni tahun itu membuat Israel menduduki Tepi Barat, Yerusalem Timur, Dataran Tinggi Golan Suriah, dan Semenanjung Sinai Mesir, yang kemudian dikembalikan ke Mesir di bawah kesepakatan damai 1979 dengan Israel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya