Berita

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid/Net

Politik

PKB: Kunci 2024 Ada Di Perempuan Bangsa

MINGGU, 06 JUNI 2021 | 07:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pilpres 2024 tidah hanya bersandar pada suara dari kalangan milenial semata. Peran dari emak-emak juga terbilang signifikan dalam mendongkrak perolehan suara partai.

Wakil Ketua Umum DPP PKB, Jazilul Fawaid mengatakan bahwa partai yang mampu mengambil hati emak-emak dan milenial akan menjadi pemenang.

“Fenomena Pilpres 2019, yang menonjol emak-emak dan milenial. Dan ini akan terjadi di 2024. Makanya kuncinya di perempuan bangsa,” katanua kepada wartawan, Minggu (6/6).


Wakil Ketua MPR RI dari PKB ini mengatakan bahwa karena pileg dan pilpres digelar serentak, maka PKB harus memiliki calon presiden yang diusung. Dengan begitu, calon bisa memberikan efek ekor jas (coat-tail effect) untuk mendongkrak perolehan suara partai.

”Kita sedang mencari calon terbaik, dan ini saatnya santri memimpin di 2024. Santri bisa menang kalau Bu Nyai mendukung. Kuncinya ada di Bu Nyai,” imbuhnya.

Menurutnya, dalam pertempuran ada limit lapangan dan waktu. Atas dasar itu, Gus Jazil meminta agar masyarakat lebih waspada dan mengkalkulasi waktu Pilpres 2024 yang dinilainya semakin dekat untuk menyusun strategi.

“Kadang kita keliru membaca waktu. Perang itu yang terpenting membaca cuaca, keadaan dan waktu. Pilpres itu seakan-akan masih tiga tahun lagi, padahal hitungan waktunya tinggal 20 bulan. Kita harus hitung betul, efektif itu 9 bulan sudah harus ada tokoh yang bisa diperjuangkan. Kalau tidak kita telat,” katanya.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar menyampaikan peran kalangan perempuan dalam Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dinilai sangat penting. Karena itu, Cak Imin meminta para kader PKB yang tergabung dalam perempuan bangsa agar mengambil peran strategis dalam pemenangan Pemilu 2024.

”Peran strategis harus diambil dengan baik oleh perempuan bangsa. Sebenarnya mudah dan efektif, serta strategis kalau tahu celahnya. Mudah karena hanya bermodal jari dan share. Dengan kreativitas dan inovasi, perempuan bangsa bisa mengubah kemajuan dan kemenangan partai,” ujar Cak Imin.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya