Berita

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristyanto dengan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Soal Kubu Di PDIP Lazim, Tak Masalah Asalkan Ketum Bisa Menertibkan

SABTU, 05 JUNI 2021 | 21:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Analis politik yang juga Direktur Ekesekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul berpandangan, soal adanya kubu di PDI Perjuangan adalah hal yang wajar dan tidak menjadi persoalan selama Ketua Umum (Ketum) yang saat ini dijabat Megawati bisa menertibkan.

"Kubu-kubu hal yang biasa apalagi di dalam partai politik, tapi tidak akan masalah selama Ketum bisa menertibkan, tidak masalah," kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/6).

Apalagi, sambung Adib, kubu atau faksi ini makin meruncing menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 yang akan datang. Pasalnya, tiap masing-masing kubu ingin berbicara dan memberikan pengaruh terhadap kebijakan partai terhadap Pilpres.


Senada dengan Adib yang menyangkal Hasto bahwa tidak ada kubu di internal PDIP, pengamat komunikasi politik dari Universitas Esa Unggul Jakarta, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan, tidak ada partai politik yang terbebas dari kubu-kubuan atau faksi-faksi.

Secara sosiologis, organisasi besar seperti partai politik, pasti melahirkan faksi-faksi. Kelahirannya alamiah karena adanya kepentingan yang sama. Kepentingan inilah menyatukan mereka untuk diperjuangkan bersama.

"Hal yang sama juga terlihat di PDIP. Di partai ini setidaknya ada dua kubu atau faksi besar, yaitu trah Soekarno dan non trah Soekarno," ujar Jamiluddin kepada redaksi.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya