Berita

Ilustrasi surat suara pemilu/Net

Politik

Pilpres 2024, Diprediksi Hanya Dua Paslon Dengan Dua Koalisi Besar

SABTU, 05 JUNI 2021 | 13:26 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Meskipun masih terlalu jauh penyelenggaraanya, namun kontestasi Pemilihan Presiden 2024 sudah mulai dibahas dan diperbincangkan. Beberapa sosok muncul disebut bakal maju dan dijagokan sebagai Calon Presiden.

Direktur Eksekutif Kajian Politik Nasional (KPN) Adib Miftahul memprediksi, Pilpres 2024 tidak akan berbeda jauh dengan gelaran Pilpres sebelumnya yakni 2014 dan 2019.

"Kemungkinan lebar hanya ada dua pasangan calon (Paslon) dan dua koalisi besar," kata Adib kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (5/6).


Penyebabnya, kata Adib, jika terjadi tiga pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, maka yang diuntungkan justru partai besar seperti PDI Perjuangan.

Ia mencontohkan beberapa peristiwa, seperti Pilpres 2014 dan 2019 dimana saat itu perolehan suara sangat tipis ketika hanya ada dua koalisi besar.

"Kalau tiga pasangan saya kira menguntungkan paslon yang diusung oleh partai besar misalnya PDIP yang suaranya stabil dan solid," tandas Adib.



Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya