Berita

Pemkab Fakfak saat MoU dengan BPPT/RMOL

Nusantara

Bangun Daerah Berbasis Teknologi, Pemkab Fakfak Gandeng BPPT

SABTU, 05 JUNI 2021 | 03:43 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Penggunaan teknologi maju di masa kini diyakini akan mampu memaksimalkan kemampuan daerah yang berujung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Penerapan teknologi tepat guna menjadi kata kunci majunya suatu daerah.

Sebagai bukti keseriusan, Pemerintah Daerah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dalam menerapkan pembangunan daerah berbasis teknologi, Bupati Fakfak Untung Tamsil melakukan kesepakatan bersama dengan Badan Pengkajian dan Pengembangan Teknologi (BPPT).


Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dilakukan di Jakarta, Jumat (4/6).

Kesepakatan itu meliputi pengkajian, penerapan dan pemasyarakatan teknologi guna mendukung pembangunan daerah.

Bupati Fakfak mengatakan, MoU ini sangat penting untuk mendorong adanya hilirisasi hasil riset ke seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah sebagai pilar pembangunan masyarakat.

"Penerapan teknologi merupakan sarana penting dalam mendukung pembangunan di Fakfak," kata Untung Tamsil.

Bupati Fakfak berharap kerjasama ini dapat segera ditindaklajuti guna membangun Kabupaten Fakfak kedepan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan penuh semangat, Untung Tamsil mengajak semua pihak bersinergi dalam menerapkan teknologi pembangunan.

"Mari kita wujudkan bersama. Kerja keras dan sinergitas lintas sektor dalam melakukan kajian Teknologi Pembangunan Daerah yang tepat sasaran dan berdaya guna dapat meningkatkan daya saing dan kemandirian Kabupaten Fakfak sesuai dengan Visi Pembangunan Fakfak Tersenyum".

Turut hadir pada penandatanganan tersebut,  Pelaksanatugas Kepala Dinas PUPR2KP Fakfak Teguh Sugiharto dan Plt Kepala BP4D Fakfak Eksan Musaad.

"Dengan MoU ini, Kabupaten Fakfak telah siap melaksanakan pembangunan berbasis teknologi yang muaranya adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat dengan memanfaatkan kekuatan lokal," pungkas Untung Tamsil.

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

UPDATE

Reagen dan Uswanas Bakal Bertarung di Musdalub HIPMI Malut

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:18

Danantara dan Bank Himbara Diminta Bantu Pendanaan Proyek Sekolah Rakyat

Sabtu, 30 Mei 2026 | 22:15

Kejagung Bakal Umumkan Perusahaan Diduga Terlibat Under Invoicing CPO

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:52

Thailand Memimpin, Vietnam Melesat, Indonesia Masih Bicara Potensi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:31

Wali Kota Agustina Hadirkan Semangat untuk Meraih Mimpi

Sabtu, 30 Mei 2026 | 21:13

India Kurangi Pembelian, Harga CPO Juni 2026 Langsung Anjlok

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:53

Ketika Dua Unsur Semesta Bersatu Menuju Candi Borobudur

Sabtu, 30 Mei 2026 | 20:48

Gubernur Khofifah Dapati Minyakita Dijual Lampaui HET

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:47

Menteri PU Sidak Proyek Sekolah Rakyat Lombok Utara, Progres Konstruksi 45 Persen

Sabtu, 30 Mei 2026 | 19:13

PDIP: Perlu Kajian Bahasa Prancis Jadi Mata Pelajaran

Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:52

Selengkapnya