Berita

Ketua DPP PKS, M. Nasir Djamil/RMOL

Politik

PKS: Masih Dinamis, Pernyataan Sekjen PDIP Masih Bisa Berubah

KAMIS, 03 JUNI 2021 | 11:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tidak mau terlalu memikirkan pernyataan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto yang menyatakan PKS dan PDIP tidak akan berkoalisi dengan PDIP pada Pilpres 2024.

Hasto menyebutkan bahwa PDIP tidak bisa berkoalisi dengan PKS karena adanya perbedaan ideologi.

Soal pernyataan Hasto tersebut, Ketua DPP PKS, M. Nasir Djamil mengatakan, semua pernyataan politisi hari ini masih dinamis dan sangat mungkin berubah.


"Saya katakan bahwa bisa saja hari ini kemudian mengatakan ini, tapi bisa jadi ke depan mengatakan itu," kata Nasir saat ditemui, di Gedung Kura-kura, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6).

Dijelaskan Nasir, politik Indonesia sudah tidak mengenal lagi pertarungan ideologi. Sehingga, pada dasarnya semua partai politik bisa melakukan kerjasama dan berkoalisi.

"Sebenarnya di Indonesia tidak ada lagi pertarungan ideologi, yang kanan sudah ke tengah, yang kiri juga sudah ke tengah, jadi kami punya harapan setiap partai politik bisa membangun kerjasama," jelasnya.

Sambung anggota Komisi II DPR itu, PKS dan PDIP juga pernah menjalin koalisi pada gelaran pilkada, dan bukan tidak mungkin dinamika politik menuju Pilpres 2024 bisa berubah.

"Kita berkoalisi dengan partai A atau partai B tergantung bagaimana kita menyikapi situasi dan kondisi yang ada di Indonesia," ucap Nasir.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya