Berita

Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan, Josep Borrell dan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi/Kemlu

Dunia

Indonesia-Uni Eropa Bahu-Membahu Tangani Covid-19, Sepakat Perkuat Sistem Kesehatan Untuk Pandemi Di Masa Depan

RABU, 02 JUNI 2021 | 14:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Indonesia dan Uni Eropa satu suara, mendorong nilai-nilai multilateralisme dalam mengatasi pandemi, khususnya melalui skema COVAX dalam distribusi vaksin Covid-19.

Penanganan pandemi sendiri menjadi salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan bilateral Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Kebijakan Luar Negeri dan Keamanan, Josep Borrell di Jakarta pada Rabu (2/6).

"Kita sepakat, dalam situasi dunia yang penuh tantangan ini, kerja sama dan kolaborasi menjadi sangat penting artinya." ujar Retno.


Retno mengatakan, kedua pihak sepakat untuk terus mendukung akses vaksin yang adil dan merata melalui skema COVAX yang saat ini masih memerlukan banyak dukungan untuk melipatgandakan produksi vaksin, penggalangan dana, hingga distribusinya.

Ia melanjutkan, Indonesia memberikan perhatian dan apresiasi atas kepemimpinan Uni Eropa dalam mencapai kesetaraan vaksin.

"Saya juga mendorong kerja sama Indonesia-UE dan ASEAN-UE untuk membangun ketahanan kesehatan di kawasan, antara lain melalui penguatan sistem kesehatan, penguatan kapasitas kesehatan, dan penguatan mekanisme kesiapsiagaan dalam menghadapi pandemi di masa mendatang," tambahnya.

Sementara itu, Borrell menegaskan, Uni Eropa berkomitmen terhadap kesetaraan vaksin, dengan berupaya mengatasi kesenjangan pasokan di antara beberapa negara.

Ia menegaskan, tidak ada satu pun yang bisa aman dari Covid-19 sebelum semua orang aman.

"Lebih dari separuh vaksin Covid-19 yang diproduksi di Eropa sudah didistribusikan ke seluruh dunia... Hal ini harus berlanjut," ujarnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya