Berita

Presiden Amerika Serikat Joe Biden/Net

Dunia

Biden Dorong Penyelidikan Kebocoran Virus Corona Di Lab Wuhan, China: Manipulasi Politik

SELASA, 01 JUNI 2021 | 17:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mengecam pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang baru-baru ini mengumumkan penyelidikan asal muasal Covid-19 yang kemungkinan bocor dari laboratorium Wuhan.

Dalam sebuah op-ed di surat kabar pemerintah China, The Global Times pada Selasa (1/6), Beijing menyebut penyelidikan terkait kecelakaan laboratoium merupakan manipulasi politik.

Lebih lanjut, Beijing menyebut Washington tidak menghormati laporan yang telah dikeluarkan oleh kelompok ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) beberapa waktu lalu yang menyatakan virus corona tidak mungkin disebabkan oleh kebocoran di laboratorium. Alih-alih, laporan para ahli menyebut virus corona kemungkinan besar ditularkan dari kelelawar ke manusia melalui hewan perantara.


China juga menggarisbawahi bahwa pemerintahan Biden saat ini berupaya untuk memulihkan hubungan dengan WHO yang rusak selama pemerintahan Donald Trump. Namun Biden juga tetap mempertahanan tuntutan tirani dan kepentingan politik AS.

"Ini adalah memainkan permainan politik untuk membajak sains," kata media tersebut.

Pada 26 Mei lalu, Biden telah menetapkan tenggat waktu 90 hari bagi intelijen untuk menyelidiki asal usul virus corona, termasuk apakah itu terjadi dari kebocoran laboratorium.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya