Berita

Kepala Mossad, Yossi Cohen/Net

Dunia

Sebelum Lengser Dari Mossad, Yossi Cohen: Perlawanan Terhadap Iran Harus Ditingkatkan

SENIN, 31 MEI 2021 | 08:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebelum meninggalkan posisinya sebagai kepala Mossad, Yossi Cohen memberikan pesan kepada pemerintah Israel untuk meningkatkan aktivitas melawan Iran.

Pesan itu disampaikan Cohen dalam sebuah upacara pemberian gelar doktor kehormatan pada dirinya, seperti dilaporkan The Times of Israel, Minggu (30/5).

"Kegiatan melawan rezim Iran harus ditingkatkan sehingga memahami bahwa melewati batas akan menimbulkan kerugian yang sangat besar," ujarnya.


"Untuk berhasil, kita membutuhkan kepemimpinan dan keberanian, kemauan untuk bertindak. Operasi keamanan hari ini tidak kalah pentingnya dengan perang besok," tambahnya.

Cohen telah menduduki kepala badan intelijen Israel sejak 2016 dan akan segera pensiun. Ia memiliki peranan dalam perjanjian normalisasi antara Israel dan negara-negara Arab.

Sementara itu, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah menunjuk David Barnea untuk menggantikan Cohen.

Dalam beberapa waktu terakhir, ketegangan melingkupi hubungan Israel dan Iran, seiring rencana Presiden Joe Biden untuk mengembalikan Amerika Serikat (AS) ke kesepakatan nuklir 2015.

Keduanya juga bersitegang dalam pertempuran antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.

Komandan Pasukan Dirgantara Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh, bahkan menyuruh orang Israel untuk mengemas tas dan mencari tempat tinggal di AS, Alaska, atau Eropa.

Pada Mei, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif membatalkan perjalanannya ke Wina karena pemerintah Austria mengibarkan bendera Israel di atas gedung-gedung resmi untuk mendukung Israel.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya