Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Lonjakan Infeksi Ditambah Temuan Varian Baru, Vietnam Perketat Aturan Jarak Sosial Di Ho Chi Minh City

MINGGU, 30 MEI 2021 | 14:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pihak berwenang Vietnam memberlakukan tindakan jarak sosial selama 15 hari untuk Ho Chi Minh City.

Lewat pernyataan yang dirilis pada Minggu (30/5), pemerintah Vietnam mengumumkan tindakan jarak sosial mulai 31 Mei untuk menghentikan penyebaran Covid-19.

"Semua acara yang mengumpulkan lebih dari 10 orang di depan umum dilarang di seluruh kota, tetapi kota sedang mempertimbangkan untuk menurunkan jumlah orang menjadi hanya 5," ujar pemerintah, seperti dikutip CNA.


Ho Chi Minh City mengalami lonjakan kasus Covid-19. Sebuah klaster keagamaan terkait dengan 125 infeksi virus corona.

Distrik Go Vap, tempat Misi Revival Ekklesia berada, akan berada di bawah pembatasan penuh, dan orang-orang di sana tidak akan diizinkan keluar jika tidak perlu.

Pada Jumat (28/5), Ho Chi Minh City menutup toko, restoran dan layanan lainnya, serta menangguhkan kegiatan keagamaan sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Sementara lansia berusia di atas 60 tahun didorong untuk tetap tinggal di rumah.

Setelah berhasil menahan Covid-19 hampir sepanjang tahun lalu, Vietnam sekarang berjuang melawan wabah yang menyebar lebih cepat.

Menteri Kesehatan Nguyen Thanh Long mengatakan Vietnam telah mendeteksi varian baru dari virus corona, campuran strain dari India dan Inggris yang menyebar dengan cepat melalui udara.

Hampir 3.600 orang telah terinfeksi di 31 dari 63 kota dan provinsi sejak akhir April. Totalnya, Vietnam sudah mencatat 6.396 kasus Covid-19 dengan 47 kematian.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya