Berita

Novel Baswedan/Net

Politik

Novel Sudah Jadi Aktor Politik, Disarankan Masuk Parpol Saja

SABTU, 29 MEI 2021 | 20:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Segala macam manuver yang ditunjukan oleh Novel Baswedan pasca dirinya disebut gagal dalam Test Wawasan Kebangsaan (TWK) menyiratkan dirinya bukan lagi sebagai aparat penegak hukum melainkan aktor politik.

Demikian pandangan pengamat politik Tamil Selvan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (29/5).

Terakhir, Novel mendatangi Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) guna menggalang dukungan.


“Kita ketahui bersama, road show yang bisa dikatakan politis dilakukan Novel dengan mendatangi kelompok tertentu, terakhir PGI. Ini menunjukan ketidakdewasaan,” kata Tamil.

Tamil menyampaikan tak berlebihan jika kemudian menyebut Novel sebagai aktor politik. Pasalnya, setiap langkah yang dilakukan hanya semata meraih simpati publik, persis apa yang dilakukan oleh seorang politikus pada umumnya.

“Lebih baik Novel masuk ke dalam partai politik lalu berpolitik praktis. Karena sikapnya selama ini tidak mencerminkan profesionalitas sebagai aparat penegak hukum,” tegas Ketua Forum Politik Indonesia (FPI) ini.

Menurut Tamil, jika Novel memang profesional maka segala tuduhan terkait TWK yang dianggap janggal harus dibuktikan, bukan justru membangun opini publik bahwa TWK sengaja didesain untuk menyingkirkan pegawai KPK yang tidak bisa diajak kerjasama.

Disisi lain, Tamil melihat bahwa kelompok Novel Cs ini memang ingin mempertahankan abu-abunya KPK disaat pemerintah berusaha membuatnya profesional dengan mengalihkan seluruh pegawainya menjadi Aparatus Sipil Negara atau ASN.


Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya