Berita

Pakar hukum yang juga mantan Ketua Pansel KPK Yenti Garnasih/Net

Hukum

Menohok, Pakar Hukum Sindir ICW Yang Merasa Paling Benar Dan Bersih

KAMIS, 27 MEI 2021 | 14:42 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pakar hukum Yenti Garnasih merasa heran dengan tindak tanduk LSM Indonesia Corruption Watch (ICW) yang seakan memposisikan dirinya paling hebat dan bersih di republik ini.

Keheranan mantan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) KPK itu ketika ICW kerap melontarkan pernyataan-pernyataan yang dianggap membuat gaduh penegakan hukum di tanah air. Misalnya, ketika meminta agar Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencopot Ketua KPK Firli Bahuri dari anggota Kepolisian.

Penyebabnya, Firli dianggap membangkang terhadap perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi), terkait nasib 75 pegawai KPK yang tak lolos dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) saat proses alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN).


"Harus jelas alasannya. Jangan merasa paling benar sendiri, paling bersih sendiri memandang yang lain buruk dibandingkan ICW. Jangan merasa paling hebat di Indonesia," kata Yenti dalam keterangan tertulis, Kamis (27/5).

Yenti menyarankan agar ICW lebih banyak lagi membaca dan mendalami ketentuan-ketentuan perundang-undangan yang ada, sehingga memiliki pemahaman yang komperhensif terkait tata cara pemberhentian Firli dari institusi Polri.

"Mereka mengajarkan kita taat hukum, tapi mereka sendiri saja enak-enaknya," sindir Yenti.

Lebih lanjut, Yenti meminta KPK fokus menangani kasus korupsi, ketimbang larut dalam persoalan yang timbul akibat penonaktifan 75 pegawai KPK ini.

"KPK jangan terpancing urus itu saja, kasusnya malah tidak diurus," tandas Yenti.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya