Berita

Cagub Kalsel Denny Indrayana/Net

Hukum

Banyak Korupsi Di Kalsel, Denny Indrayana Lapor KPK

RABU, 26 MEI 2021 | 14:52 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rentetan kasus dugaan korupsi di Kalimantan Selatan dilaporkan oleh Calon Gubernur Kalsel Denny Indrayana kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kami melaporkan banyaknya dugaan korupsi di Kalsel," kata Denny usai melapor di KPK Selasa sore (25/5).

Ia membeberkan, salah satu kasus dugaan korupsi yang merugikan negara dan daerah itu terjadi di kawasan Kiram dan Gunung Mawar, Kabupaten Banjar. Kawasan wisata yang infrastruktur dan fasilitasnya sangat bagus tersebut, terindikasi korupsi karena banyaknya benturan kepentingan.


Di lahan itu, jelas Denny, seharusnya kawasan hutan lindung. Namun, justru dialihkan menjadi pariwisata oleh Pemda setempat.

"Bahkan dibangun masjid bambu dengan anggaran hampir 12 miliar, meskipun kebutuhan masjid demikian di wilayah yang sepi penduduk tersebut tentu patut dicurigai dan menimbulkan banyak pertanyaan," kata dia.

Kemudian Denny juga mempertanyakan terkait laporan korupsi program penghijauan oleh Dinas Kehutanan, Pemprov Kalsel pada tahun 2017 ke KPK. Menurutnya, hal itu telah dilaporkan pada tahun 2019, namun belum ada perkembangannya sampai saat ini.

Ia juga mempertanyakan dugaan korupsi yang melibatkan PT Johnlin Baratama terkait dugaan penggelapan pajak.

"Perkara itu, belum menyentuh pemberi suap sampai saat ini," kata dia.



Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya