Berita

Pemimpin Front Polisario, Brahim Ghali/Net

Dunia

Hindari Tuntutan Hukum, Pemimpin Polisario Brahim Ghali Bersiap Kabur Dari Spanyol

SELASA, 25 MEI 2021 | 17:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pemimpin kelompok separatis Front Polisario, Brahim Ghali dilaporkan berencana untuk melarikan diri dari Spanyol di tengah tekanan komunitas internasional untuk menyeretnya ke meja hijau.

Dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Spanyol, Okdiario, seorang anggota Polisario, Salem Lebsir mengungkap Ghali memiliki rencana untuk meninggalkan Spanyol dalam 10 hari, setelah putih sepenuhnya.

Ghali masuk ke Spanyol dengan identitas palsu, menggunakan paspor Aljazair dengan nama Mohamed Ben Battouch pada April.


Spanyol mendapat kecaman dari Maroko karena membiarkan Ghali masuk. Namun Madrid berdalih hal itu dilakukan atas dasar kemanusiaan, karena kondisi kesehatan Ghali yang buruk sehingga dirawat di rumah sakit di Zaragoza.

Kecaman yang diberikan kepada Spanyol juga dibarengi dengan desakan agar otoritas setempat menuntut Ghali atas pelanggan hak asasi manusia, genosida, pemerkosaan, penyiksaan, penahanan ilegal, hingga penculikan.

Pada Minggu (23/5), Menteri Luar Negeri Spanyol Arancha Gonzales Laya mengumumkan Ghali harus diadili atas tuduhan hukum terhadapnya sebelum meninggalkan Spanyol.

Hakim Pengadilan Nasional Spanyol Santiago Pedraz juga mengatakan pembukaan kembali kasus Ghali. Keputusan itu diambil setelah sejumlah organisasi HAM dan aktivis mendesak Spanyol untuk segera menangkap Ghali.

Setelah mengunjungi Ghali di rumah sakit, dimuat Morroco World News, Lebsir menegaskan bahwa tuntutan hukum yang terhadap pria 71 tahun tersebut hanya bertujuan untuk menodai citranya.

Ia mengatakan, Ghali juga menolak menerima dokumen pemanggilan dirinya ke pengadilan Spanyol.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya