Berita

Olimpiade Tokyo/Net

Dunia

Dua Bulan Jelang Olimpiade Tokyo, AS Terbitkan Larangan Perjalanan Ke Jepang

SELASA, 25 MEI 2021 | 13:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) telah merekomendasikan larangan bagi warganya untuk melakukan perjalanan ke Jepang karena situasi wabah Covid-19 di negeri sakura.

Rekomendasi tersebut dibuat oleh Departemen Luar Negeri atas saran Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) pada Senin (24/5), hanya dua bulan sebelum Olimpiade Tokyo digelar.

"Karena situasi saat ini di Jepang, bahkan pelancong yang divaksinasi penuh mungkin berisiko terkena dan menyebarkan varian Covid-19 dan harus menghindari semua perjalanan ke Jepang," ujar CDC, seperti dikutip Sky News.


Jepang awalnya lolos dari penyebaran infeksi virus corona secara eksponensial. Tetapi lonjakan kasus baru-baru ini membuat otoritas memberlakukan keadaan darurat di Tokyo, Osaka, dan sejumlah kota lainnya.

Hingga saat ini, Jepang sudah mencatat sekitar 715.940 kasus dan 12.308 kematian akibat Covid-19.

Di tengah lonjakan kasus, pemerintah Jepang juga dikritik karena lambatnya vaksinasi, di mana belum ada 5 persen dari populasinya yang telah divaksin.

Dalam rekomendasinya, AS tidak menyebutkan gelaran Olimpiade Tokyo yang akan dimulai pada 23 Juli nanti.

Namun Ketua Olimpiade dan Paralimpiade AS mengatakan pihaknya mengapresiasi upaya mitigasi yang dilakukan oleh Jepang untuk para atlet dan staf.

Berdasarkan aturan, penonton internasional tidak akan diizinkan masuk ke Jepang untuk melihat acara tersebut tetapi keputusan tentang penonton domestik belum dibuat.

"Sama sekali tidak ada perubahan dalam dukungan Amerika Serikat terhadap keputusan Jepang untuk menyelenggarakan Olimpiade, kami yakin," tegas Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Katsunobu Kato.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya