Berita

Pasukan Amerika Serikat/Net

Dunia

Angkat Kaki Dari Timur Tengah, AS Dimohon Arab Saudi Tetap Bantu Lawan Iran

SELASA, 25 MEI 2021 | 11:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) mengaku masih mendapatkan pemintaan bantuan militer dari Arab Saudi, ketika Washington berusaha menarik pasukannya dari Timur Tengah.

Kepala Komando Pusat AS (CENTCOM) Jenderal Korps Marinir Kenneth F. McKenzie Jr. mengatakan Arab Saudi khawatir dengan keputusan Washington untuk mundur dari Yaman pada awal tahun ini. Namun pemerintahan Presiden Joe Biden menekankan AS akan memberikan bantuan untuk pertahanan Arab Saudi, termasuk meningkatkan efisiensi pertahanan udara mereka dalam menembak jatuh rudal Houthi.

Berbicara kepada wartawan pada Minggu (23/5), McKenzie menyebut Riyadh ingin diyakinkan bahwa mereka akan dibantu jika diserang oleh Iran.


"Saya yakin postur pertahanan kami di lapangan telah mencegah serangan udara dari Iran," kata McKenzie.

Menurut McKenzie, AS saat ini tengah mengubah fokus strategis kekuatannya ke Rusia dan China, sehingga komando pusat di Afrika dan Timur Tengah akan menghadapi penyesuaian.

"Timur Tengah secara luas adalah wilayah persaingan ketat antara kekuatan-kekuatan besar. Dan saya pikir saat kita menyesuaikan postur kita di kawasan itu, Rusia dan China akan melihat sangat dekat untuk melihat apakah ada ruang hampa yang dapat mereka manfaatkan," jelas McKenzie.

"Saya pikir mereka melihat AS mengubah postur tubuh untuk melihat ke bagian lain dunia dan mereka merasa mungkin ada peluang di sana," tambahnya.

Meski terjadi perubahan fokus dengan pengurangan pasukan AS di Arab Saudi, McKenzie mengatakan hal yang lebih penting merupakan kemampuan yang diberikan kepada Riyadh.

Arab Saudi dan Iran memiliki hubungan yang buruk sejak lama. Keduanya bertempur dalam konflik yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Yaman.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya