Berita

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule/Net

Politik

Ekonomi Diprediksi Meroket 8,3 Persen, Iwan Sumule: Menkeu Terbalik Masih Saja Umbar Janji

SELASA, 25 MEI 2021 | 07:38 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani bahwa ekonomi akan tumbuh meroket hingga 8,3 persen di kuartal II 2021 dinilai terlalu muluk-muluk.

Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) Iwan Sumule bahkan menilai Sri Mulyani seolah tidak jera dengan apa yang dilakukan selama ini. Di mana Menkeu bergelar terbaik dunia itu selalu memberi prediksi yang pada kenyataannya terus meleset.

Bahkan oleh Iwan Sumule, gelar yang pantas disanding bukan Menkeu Terbaik, melainkan Menkeu Terbalik. Ini lantaran apa yang disampaikan selalu bertolak belakang dengan fakta yang terjadi.


“Menkeu terbalik ini masih saja terus umbar janji dan harapan,” sindirnya saat berbincangan dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (25/5).

Menurutnya, tidak ada yang salah jika tujuan dari Sri Mulyani menyampaikan prediksi itu adalah menumbuhkan optimisme. Namun demikian, optimisme yang dimunculkan selayaknya harus dibarengi dengan kerja-kerja nyata sehingga hasilnya tidak melenceng jauh.

“Optimis sih boleh saja, tapi optimisme itu harus dibarengi dengan pikiran dan kinerja yang baik dan benar,” tekannya.

Di satu sisi, Iwan Sumule juga menilai apa yang disampaikan Sri Mulyani merupakan bagian dari ketidakjujuran pada masyarakat. Dia mengingatkan bahwa orang yang terus-terusan tidak jujur akan kehilangan pikiran.

“Orang yang tak jujur sejak dalam pikiran, akan kehilangan pikirannya,” tuturnya.

Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam rapat kerja bersama dengan Komisi XI DPR RI memprediksi bahwa pertumbuhan ekonomi kuartal II 2021 diprediksi akan tumbuh di kisaran 7,1 persen hingga 8,3 persen.

Menurutnya akselerasi tidak lepas dari upaya pemulihan ekonomi yang didukung dengan kemampuan terus mengendalikan pandemi.

“Proyeksi kuartal II kita adalah dalam reaksi antara 7,1 persen hingga 8,3 persen,” ujarnya.

Berdasarkan estimasi yang dibuat Kemenkeu, konsumsi rumah tangga akan tumbuh 6 hingga 6,8 persen di kuartal II, melihat tren pada April dan prediksi di Mei ini. Konsumsi pemerintah tetap terjaga di 8,1 hingga  9,7 persen, sedangkan investasi mengalami percepatan

“(Investasi) range antara 9,4 hingga 11,1 persen. Ekspor April yang tumbuh di atas 50 persen, kita perkirakan untuk seluruh kuartal tumbuh antara 14,9 hingga 19,7 persen dan impor tumbuhya 13 hingga 19,7 persen," kata Sri Mulyani.

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Melangkah Penuh Harapan, Pertamina Jaga Kesiapan Pasokan Jelang Idulfitri

Rabu, 04 Maret 2026 | 20:10

Cerita Tobat Mantan Penambang Ilegal Pongkor

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:59

KPK: Tidak Ada Informasi Fadia Arafiq Ditangkap saat Bersama Gubernur Jateng

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:43

Antisipasi Perang Dunia, AHY Ajak Perkuat Soliditas Hadapi Skenario Terburuk

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:40

Tips Mudik Aman dan Nyaman Tanpa Khawatirkan Rumah Kosong

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:17

Presiden Prabowo Batal Hadir Bukber Partai Demokrat

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:09

Tak Benar MBG Ganggu Anggaran Pendidikan

Rabu, 04 Maret 2026 | 19:02

Sudah Dibuka, Ini Cara Daftar Mudik Gratis 2026 Pertamina

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:53

Spesifikasi Xiaomi 17 dan Daftar Harganya di Indonesia

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:38

Gubernur Jateng Bantah Bersama Bupati Pekalongan saat OTT KPK

Rabu, 04 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya