Berita

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Pengamat: PDIP Belum Beri Karpet Merah Untuk Ganjar Karena Masih Menimang Puan Menuju 2024

MINGGU, 16 MEI 2021 | 19:56 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dianggap belum memberikan karpet merah untuk Ganjar Pranowo menuju Pilpres 2024 nanti meski berbagai survei menunjukkan hasil positif.

Hal itu dikarenakan PDIP sedang menimang Ketua DPR RI, Puan Maharani untuk diusung sebagai calon presiden di Pilpres mendatang.

"Soal Capres 2024, kelihatan PDIP belum beri semacam karpet untuk Ganjar Pranowo. Bisa jadi PDIP sedang menimang Puan sebagai Capres di 2024," ujar pengamat politik, Muslim Arbi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (16/5).


Kans Ganjar juga belum aman untuk mendapat tiket 2024 meski belum lama ini telah bertemu dengan Presiden Joko Widodo yang berhasil dibawa PDIP sebagai presiden dua periode.

"Padahal semestinya sudah beri sinyal untuk capresnya," kata Muslim.

Muslim pun menilai, PDIP kalah cepat dengan Anies Baswedan yang telah melakukan pertemuan banyak tokoh. Seperti ketemu Ganjar, Khofifah Indar Parawansa saat kunjungan kerja ke Jawa Tengah dan Jawa Timur, hingga menerima kunjungan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Balaikota.

"Bisa jadi PDIP masih menghitung capresnya, apakah dari kadernya atau nonkader yang berkapasitas seperti Rizal Ramli?" pungkas Muslim.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya