Berita

Makanan khas Idulfitri dari Afghanistan, Bolani/Net

Dunia

Tidak Kalah Lezat Dengan Opor Ayam, Lima Makanan Khas Idulfitri Dari Berbagai Negara Ini Layak Dicoba

KAMIS, 13 MEI 2021 | 16:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perayaan Idulfitri tidak lengkap rasanya jika tanpa sajian atau kudapan khas dan spesial di meja makan.

Saat perayaan Idulfitri, makanan kerap menjadi pokok perayaan yang menyatukan keluarga dan teman saat berkumpul.

Jika di Indonesia ada ketupat dan opor ayam yang biasanya tersaji di meja makan, maka umat muslim di negara-negara lain memiliki makanan khas tersendiri yang juga biasa tersaji di saat Idulfitri.


Yuk kenalan dengan makanan khas Idulfitri di negara-negara lain.

1. Maroko: Laasida dan Tagine

Muslim Maroko biasanya mengawali hari raya dengan sarapan laasida. Hidangan tersebut terlihat mirip dengan puding beras tetapi terdiri dari couscous, mentega, madu, dan bumbu. Makanan ini tampak sederhana, namun manis.

Laasida mungkin memulai hari, tetapi tagine tradisional sering menutupi hari di perayaan Idulfitri. Tagine paling sering menggunakan ayam, meskipun, untuk Idul Fitri, tidak jarang melihat tagine daging kambing dengan buah-buahan kering sebagai gantinya.

2. India, Pakistan, Bangladesh: Sheer Khurma

Perayaan Idulfitri di negara-negara Asia Selatan India, Pakistan, dan Bangladesh, biasanya diwarnai dengan hidangan krim yang dikenal sebagai sheer khurma/kurma.

Hidangan ini terbuat dari mie panggang bihun, yang dikenal sebagai seviyan (atau sevaiyan), kadang-kadang diberi almond atau termasuk kurma kering.

Kudapan manis ini kadang-kadang dikenal sebagai shemai dan dianggap sebagai salah satu hidangan Idulfitri yang paling populer di negara-negara tersebut.

3. Afghanistan: Bolani

Idul Fitri di Afghanistan adalah perayaan yang berorientasi pada anak-anak, yang melibatkan banyak perayaan khusus yang dirancang khusus untuk anggota termuda dalam rumah tangga.

Namun, makanan tetap menjadi urusan keluarga. Salah satu hidangan Afghanistan paling tradisional sepanjang tahun ini adalah bolani. Makanan ini merupakan roti pipih yang diisi dengan sayuran hijau, seperti bayam, kentang, labu, atau lentil.

Sebagai salah satu dari sedikit hidangan gurih yang dinikmati untuk Idulfitri, bolani pasti layak mendapat tempat di daftar ini.

4. Palestina, Suriah, Lebanon, Mesir, Irak: Kue Mentega

Makanan Idulfitri yang favorit di Palestina, Suriah dan Lebanon adalah kue mentega.

Orang-orang Palestina mengenalnya dengan nama greybeh dan memasukkan kacang pinus atau almond dalam resepnya, sementara di Suriah dan Lebanon, mereka disebut mamoul dan biasanya menambahkannya dengan kenari atau kurma.

Sementara di Irak, mereka mengenalnya sebagai klaicha. Mesir juga menyukai kue serupa, yang disebut kahk, kali ini diisi dengan isian berbahan dasar madu.

5. Rusia: Manti

Rusia adalah negara lain yang menandai Idulfitri dengan beberapa hidangan lezat yang sesuai.

Dikenal sebagai manti, yang pada dasarnya adalah pangsit isian, di dalamnya terdapat daging domba atau sapi yang dibumbui, dan gigitan gurih ini sering kali menjadi dasar perayaan Idul Fitri di Rusia.

Namun, mengutip kabar. yang dimuat The Culture Trip resepnya bisa berbeda dari satu daerah ke daerah lain, jadi Anda mungkin tidak akan pernah menemukan dua yang memiliki rasa yang sama.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya