Berita

Pertemuan para menteri luar negeri G7 di London, Inggris pada Selasa, 4 Mei 2021/Reuters

Dunia

KTT G7 Bahas Kebangkitan Kekuatan Barat Untuk Hadapi China

RABU, 05 MEI 2021 | 11:16 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pertemuan para pemimpin G7 bulan depan diharapkan dapat menjadi kebangkitan kekuatan Barat, khususnya dalam membahas upaya bersama melawan China.

Digawangi oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, pertemuan yang akan digelar di Cornwall, Inggris itu bertujuan untuk memperkuat aliansi negara-negara demokrasi.

Beberapa negara tamu juga akan hadir, yaitu India, Korea Selatan, dan Australia.


Menjelang KTT, para menteri luar negeri G7 melakukan pertemuan tatap muka di Lancaster House pada Selasa (4/5).

Di sana, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken menyuarakan pentingnya menegakkan tatanan dunia berbasis aturan internasional, yang selama ini disebutnya telah dilanggar oleh China.

"Apa yang kami coba lakukan adalah menegakkan tatanan berbasis aturan internasional yang telah diinvestasikan begitu banyak oleh negara kami selama beberapa dekade untuk mendapatkan keuntungan, menurut saya, bukan hanya warga negara kita sendiri, tetapi juga orang di seluruh dunia, termasuk China," kata Blinken, seperti dikutip AFP.

Dalam pertemuan tersebut, semua menteri luar negeri menyatakan kekhawatirannya terhadap perilaku China, terutama catatan HAM, penahanan minoritas Uighur di Xinjiang, hingga kebijakan ekonomi yang koersif.

Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab bahkan menyerukan isu Hong Kong, di mana Beijing melanggar komitmen yang dibuat pada 1997.

Selain membahas tindakan bersama menghadapi China, para menteri luar negeri juga membahas krisis di Myanmar, Suriah, Afghanistan, Libya, hingga kekhawatiran mengenai agresivitas Rusia.

G7 sendiri meliputi Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan AS.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

SOFA Siapkan Rp131 Miliar untuk Proyek Sampah Jadi Energi

Sabtu, 19 September 2026 | 14:14

Menimbang Kembali POD South Andaman

Sabtu, 19 September 2026 | 13:46

Prabowo Teriak “Free Palestine” Tiga Kali, Singgung Indonesia Tak Berdaya Bantu Palestina

Sabtu, 19 September 2026 | 13:45

HUT ke-81 TNI di Monas, Prabowo Dijadwalkan Jadi Irup

Sabtu, 19 September 2026 | 13:27

Kejagung Turun Tangan Kawal Proyek Jalan IKN Senilai Rp3,986 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 13:24

Saham BMW Anjlok 4,46 Persen

Sabtu, 19 September 2026 | 12:59

Ratusan Hotel di Bali Bangkrut Lalu Dilego

Sabtu, 19 September 2026 | 12:36

Penanaman Pohon Bukti Nyata Kontribusi Alumni Unpad

Sabtu, 19 September 2026 | 12:17

Pasar Minggu Bakal Disulap Jadi Kawasan Terintegrasi, Investasinya Rp1 Triliun

Sabtu, 19 September 2026 | 12:13

Jarnas Prabowo-Gibran Minta Kebun Sawit Rakyat di Kawasan Hutan Tak Digusur

Sabtu, 19 September 2026 | 11:45

Selengkapnya