Berita

Fadli Zon/Net

Politik

Pelarangan Mudik Kontradiktif, Fadli Zon: Pemerintah Kayak Sirkus

SELASA, 04 MEI 2021 | 22:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

. Konsistensi Pemerintah dalam setiap kebijakan yang dikeluarkan harus berorientasi pada upaya menekan laju penularan Covid-19 di tanah air.

Termasuk dalam kebijakan pelarangan mudik lebaran 2021 yang tidak boleh terkesan kontradiktif lantaran membolehkan orang untuk pergi berwisata.  

Demikian disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat menjadi narasumber dalam acara Catatan Demokrasi bertajuk "Waspada Lonjakan! Prokes Dilanggar Virus Menyebar" pada Selasa malam (4/5).


"kebijakan itu harus konsisten dan satu pintu. Jangan disatu sisi disini mau ada buka wisata disisi lain ini tidak boleh, disini boleh ada penerbangan dari Wuhan dari India tidak boleh dsb," ujar Fadli Zon.

Menurut Fadli, pemerintah seperti menunjukkan inkonsistensi ketika mengeluarkan kebijakan larangan mudik lebaran 2021 tapi membuka sektor pariwisata seluas-luasnya.

"Ini membuat yang saya bilang kayak sirkus kita ini," cetusnya.

Atas dasar itu, Fadli Zon berharap kepada Pemerintah untuk tidak lagi seperti melakukan atraksi mencoba atau trail and eror dalam menangani pandemi Covid-19 di tanah air.

"Mudah-mudahan kedepan tidak lagi trail and eror. Kalau trail and eror melulu, kapan selesainya? Negara-negara lain ya menang penduduknya kecil, tapi disiplin, itu sudah menikmati bahwa mereka bebas," pungkasnya.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya