Berita

Ketum DPP PAN, Zulkifli Hasan saat menyantuni anak-anak down syndrome/Ist

Politik

Santuni Anak Difabel Dhuafa, Zulhas: Saling Bantu Di Masa Pandemi

SABTU, 01 MEI 2021 | 01:48 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyantuni puluhan anak dhuafa dengan down syndrome di Surabaya, Jawa Timur.

Kegiatan kemanusiaan itu dilakukan Ketua Umum PAN itu di sela-sela rangkaian safari Ramadan yang ia lakukan di Jawa Timur.

Acara yang terselenggara berkat kerjasama dengan komunitas Peace and Love Jawa Timur tersebut menghadirkan puluhan anak difable binaan mereka untuk disantuni.


Dalam sambutannya, Ketua Umum Komunitas Peace and Love Asrilia Kurniati menyampaikan rasa syukur dan bangganya bisa berkolaborasi dengan Zulhas.

Asrilia mengaku terharu dengan kepeduliaan Zulhas pada anak yang mengidap down syndrome.  

"Saya sangat terharu dan bangga Bang Zul memiliki kepedulian yang sangat tinggi kepada anak-anak dengan down syndrome. Mereka juga anak-anak Indonesia yang perlu diperhatikan. Apalagi tengah situasai pandemi seperti ini," Asrilia.

Dalam acara yang digelar di Hotel Mercure, Surabaya, tersebut, Zulhas menyampaikan bahwa tugas semua pihak untuk saling membantu di situasi-situasi sulit akibat pandemi seperti sekarang ini.

Kata Zulhas, anak-anak dengan down syndrome jarang terperhatikan, padahal mereka juga anak-anak Indonesia.

"Setiap kita pasti punya kekurangan. Anak-anak dengan down syndrome ini mungkin punya kekurangan, tapi saya yakin banyak kelebihannya. Sebaliknya, kita mungkin punya kelebihan, tapi pasti banyak kekurangannya. Makanya anak-anak ini disebut difabel, different ability, memiliki kemampuan yang berbeda saja," ujarnya.

Di penghujung acara Zulhas bernyanyi bersama anak-anak itu. Mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara berlangsung penuh kehangatan, keakraban dan keharuan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya