Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/RMOL

Politik

AHY Urai 3 Faktor Utama Mematahkan Upaya Kudeta Dari Moeldoko Cs

SENIN, 26 APRIL 2021 | 10:33 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keberhasilan Partai Demokrat dalam menghadapi Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) yang dilakukan oleh KSP Moeldoko dan sejumlah mantan kader, tidak luput dari tiga faktor kunci.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengurai ketiga faktor tersebut dalam acara ramah tamah dengan media Kalimantan Selatan di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, Minggu (25/4).

AHY mengurai bahwa kecepatan bertindak dengan melakukan deteksi dan antisipasi menjadi faktor pertama.


“Karena pesan singkat yang dikirimkan kepada saya, itu melengkapi betul apa yang sedang kita investigasi,” ujarnya.

Sementara faktor yang kedua adalah keberanian untuk menyampaikan masalah tersebut kepada publik. Pada saat itu, AHY tampil langsung di publik pada tanggal 1 Februari. Dia menggelar jumpa pers yang isinya membeberkan upaya GPK-PD.

Tidak sampai di situ, AHY juga bersurat kepada Presiden Joko Widodo untuk memberitahu bahwa namanya dicatut dalam upaya kudeta Demokrat.

Menurut AHY, jika pihaknya saat itu takut dan diam saja, maka bukan tidak mungkin Partai Demokrat sudah hilang pada hari ini.

Sementara faktor yang ketiga, sambungnya, adalah kekompakan para kader Partai Demokrat.

“Kalau kita tidak kompak, tidak solid, tidak juga bisa kita lalui itu dengan baik,” ujarnya.

“Jadi tiga ini, kalau salah satu saja absen, maka ceritanya mungkin berbeda. Itu lah pelajaran yang berharga dari situasi kemarin,” tegas AHY.

Dalam kunjungan ke Kalsel, AHY turut memberikan bantuan sosial kepada anak-anak Panti Asuhan Raudhatul Yatama. Dia turut melakukan konsolidasi kader secara internal, berdiskusi, dan mendengarkan masukan, serta memberikan arahan secara langsung kepada para kader Partai Demokrat di Kalimantan Selatan.

Sejumlah tokoh mendampingi AHY dalam lawatan ini seperti Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Agus Jovan Latuconsina, Direktur Eksekutif Partai Demokrat Sigit Raditya, Kepala Badan  Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) Herman Khaeron, Ketua DPD PD Kalimantan Selatan Russian, Calon Gubernur Kalimantan Selatan Denny Indrayana, dan Calon Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya