Berita

Anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia/Net

Politik

Farah Nahlia: Alutsista Renta Harus Diremajakan, Jangan Sampai Korbankan Prajurit Kita

KAMIS, 22 APRIL 2021 | 18:48 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Ucapan rasa prihatin yang mendalam disampaikan anggota Komisi I DPR RI, Farah Puteri Nahlia atas musibah yang menimpa kapal selam KRI Nanggala-402 yang hilang kontak di perairan utara Pulau Bali pada Rabu (21/4).

Neng Farah, sapaan akrabnya, turut memanjatkan doa agar seluruh prajurit TNI yang bertugas di dalam kapal tersebut segera ditemukan dalam keadaan sehat tanpa kurang satupun.

“Selanjutnya, saya meminta pemerintah memerintahkan seluruh stakeholder terkait untuk bersama-sama TNI mencari keberadaan KRI Nanggala-402,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (22/4).


Tidak kalah penting, politisi muda PAN ini juga meminta TNI dan Kementerian Pertahanan mengevaluasi seluruh alutsista tua yang masih digunakan.

Demi menghindari musibah serupa, TNI perlu menghentikan untuk sementara pengoperasian kapal selam sejenis yakni KRI Cakra-401, hingga ada kepastian dan kesiapan yang sempurna dari kapal selam tersebut.

“Jangan sampai karena keterbatasan alutista, penggunaan alutista yang diduga telah obsolete menghambat tugas-tugas prajurit TNI dan bahkan membahayakan nyawa prajurit,” tegasnya.

Menurut Neng Farah, KRI Nanggala-402 yang diproduksi di tahun 1970an akhir tersebut memang sudah seharusnya diganti dengan yang lebih baru.

Untuk itu, dia meminta pemerintah memprioritaskan agenda modernisasi alutsista dan mengevaluasi seluruh kegiatan dan penganggaran yang tidak berkaitan dengan tugas utama TNI sebagai alat pertahanan.

Penguatan modernisasi alutsista TNI merupakan kebutuhan yang mendesak mengingat kondisi alutsista yang masih terbatas.

“Terpenting yang harus digarisbawahi dan kita semua harus ingat, alutsista renta harus diremajakan, jangan sampai mengorbankan prajurit kita,” tutupnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Fokusmaker Sentil Azis Narang: Jangan Jual SOKSI untuk Kepentingan Politik Pribadi

Sabtu, 07 November 2026 | 18:26

Airlangga Akui Kasus Penyadapan pada Presiden Ganggu Sentimen Investor

Sabtu, 07 November 2026 | 18:17

Bantah Terlibat Penyadapan Ilegal, Bahlil: Ini Ulah Abuleke

Sabtu, 07 November 2026 | 17:48

ARBI Bakal Gelar Aksi Akbar di Al-Azhar, Ini Lima Tuntutannya

Sabtu, 07 November 2026 | 17:40

HUT ke-73 KPU Dirayakan Sederhana, Refleksi Integritas Bareng Para Mantan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:45

Ketum Peradi Profesional: Advokat Bukan Pelengkap Peradilan

Sabtu, 07 November 2026 | 16:08

Menimbang Perpres 107/2026 dan Dampaknya pada Kelancaran Pengadaan Energi

Sabtu, 07 November 2026 | 15:48

Tekanan Jual Mereda, Harga Bitcoin Menguat ke 75.928 Dolar AS

Sabtu, 07 November 2026 | 15:40

Film Rencana Besar untuk Mati dengan Tenang Tayang Jelang Imlek

Sabtu, 07 November 2026 | 15:18

Pangdam XXII/Tambun Bungai Pimpin Pemulangan Jenazah Sertu Anumerta Heri Prasetyo ke Kediri

Sabtu, 07 November 2026 | 15:14

Selengkapnya