Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Relawan Tidak Ingin Jokowi Pilih Menteri Dari Parpol Saat Reshuffle

SELASA, 20 APRIL 2021 | 07:53 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Relawan pendukung Jokowi yang tergabung dalam Foreder Jokowi menaruh harapan tinggi terhadap reshuffle kabinet yang kabarnya akan dilakukan Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat ini.

Ketua Umum Foreder Jokowi, Aidil Fitri mengatakan seluruh organ relawan Jokowi berharap Presiden Jokowi tidak salah memilih menteri menteri baru. Mereka juga tidak ingin menteri baru berasal dari kader partai politik (parpol).

“Agar dunia usaha atau pasar merespons positif dan ekonomi kita dapat bangkit kembali dengan pertumbuhan yang positif," kata Aidil, Selasa (20/4).


Sementara itu, Ketua Umum Komite Pedagang Pasar (KPP) Abdul Rosyid Arsyad menambahkan, hasil dari keputusan Rapat Paripurna DPR RI sudah strategis, yaitu menyetujui penggabungan Kementerian Pendidikan (Kemendikbud) dan Kebudayaan dengan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) dan membentuk kementerian baru yaitu Kementerian Investasi.

Menurut dia, adanya Kementerian Investasi dapat mengimplementasikan UU Cipta Kerja dan mempercepat pergerakan roda ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

"Cepat masuknya investor, maka diharapkan akan mampu menyediakan lapangan kerja bagi anak-anak bangsa yang sangat membutuhkan, terlebih dalam kondisi dan situasi saat ini," ucap Rosyid.

Di tengah tantangan ekonomi saat ini, Rosyid berharap Presiden Jokowi tidak salah memilih menteri dalam reshuffle yang dilakukannya nanti dan tidak memilih lagi menteri yang berasal dari partai politik (parpol).

Sebab, menurut Rosyid, dibutuhkan tim kabinet ekonomi yang solid, kompak, dan tidak ego sektoral untuk mencapai dan membangkitkan pertumbuhan ekonomi serta selalu mengedepankan kepentingan Indonesia.

"Relawan Jokowi sangat berharap agar pertumbuhan ekonomi kuartal II-2021 sudah positif sehingga kita segera keluar dari resesi ekonomi dan bangkit kembali dengan target pertumbuhan tahun 2021 di kisaran 5 hingga 7 persen," tandasnya.

Sedangkan Aidil menegaskan seluruh relawan Jokowi menyarankan agar Presiden Jokowi lebih mengedepankan figur yang profesional dan mumpuni di bidangnya, agar reshuffle kali ini dapat menjawab tantangan dan permasalahan yang sedang dihadapi, yaitu kesehatan dan ekonomi.

"Sedapat mungkin jangan berasal dari kalangan partai politik agar tidak memiliki beban ke partainya. Namun, jika memang terpaksa dari parpol harus dilihat betul latar belakang, track record, prestasi dan pengalaman selama ini," pungkasnya.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya