Berita

Antrean kendaraan memasok TBS ke sebuah pabrik di Nagan Raya/RMOLAceh

Nusantara

Polemik Harga Sawit, Distanbun Aceh Didesak Panggil Pengelola Pabrik

SENIN, 19 APRIL 2021 | 15:48 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Aceh diminta segera memanggil sejumlah pengelola pabrik kelapa sawit yang membeli harga di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Jika tidak diindahkan, DPR Aceh akan menindaklanjuti hal tersebut.

"Karena kita sudah menyepakati harga sudah ditetapkan seperti itu. Dan apabila tidak berubah nanti kita akan mengajak Distanbun turun ke lapangan," kata anggota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Aceh, Yahdi Hasan, kepada Kantor Berita RMOLAceh, Senin (19/4).

Menurut Yahdi, ada permainan harga yang dilakukan pengelola pabrik kelapa sawit. Mereka membeli tandan buah segar (TBS) di bawah harga yang sudah ditetapkan.


Berdasarkan hasil rapat penetapan harga TBS, Senin 8 April 2021, Distanbun Aceh menetapkan tim penetapan dan pemantauan harga pemebelian tandan buah segar.

Dalam surat keputusan itu juga dijelaskan klasifikasi harga di daerah barat dan timur Aceh. Harga wilayah timur, TBS dengan umur tanaman 3 tahun harganya Rp 1.505, umur tanaman 4 tahun harganya Rp 1.776, umur tanaman 5 tahun Rp 1.902, umur tanaman 6 tahun Rp 2.004, umur tanaman 7 tahun Rp 1.998, umur tanaman 8 tahun Rp 2.079, dan umur tanaman 9 tahun Rp 2.131.

Sementara itu, TBS dengan umur tanaman 10-20 tahun ditetapkan Rp 2.187, harga tanaman 21 tahun Rp 2.140, umur tanaman 22 tahun Rp 2.110, umur tanaman 23 tahun Rp 2.099, umur tanaman 24 tahun Rp 2.074, dan umur tanaman 25 tahun Rp 2.042.

Sedangkan harga di wilayah barat, TBS dengan umur tanaman 3 tahun harganya Rp 1.480, umur tanaman 4 tahun Rp 1.747, umur tanaman 5 tahun Rp 1.871, umur tanaman 6 tahun Rp 1.971, umur tanaman 7 tahun Rp 2.044, umur tanaman 8 tahun Rp 2.074, dan umur tanaman 9 tahun Rp 2.095.

TBS dengan umur tanaman 10-20 tahun ditetapkan harganya Rp 2.151, harga tanaman 21 tahun Rp 2.105, umur tanaman 22 tahun Rp 2.075, umur tanaman 23 tahun Rp 2.064, umur tanaman 24 tahun Rp 2.040, dan umur tanaman 25 tahun Rp 2.008.

Yahdi mengingatkan, para pengelola pabri tidak berkomplot mengeruk keuntungan besar-besaran dengan mengabaikan hak rakyat dan aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Yahdi mengatakan, harga sawit tidak diterapkan di dua atau tiga kabupaten.

Seperti pabrik kelapa sawit di Nagan Raya yang tidak membeli sawit dengan harga yang ditetapkan pemerintah. Harga itu, kata dia, ditetapkan untuk menjamin kelangsungan industri dan kesejahteraan rakyat.

"Seharusnya pabrik membantu masayarakat yang saat ini kesulitan akibat Covid-19. Jangan mempersulit," tegas Yahdi.

Yahdi juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya untuk memantau hal ini. Termasuk dengan memanggil pengelola pabrik untuk memastikan ketetapan harga itu dijalankan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya