Berita

AstraZeneca akan segera memiliki versi modifikasi dari vaksin yang ada saat ini untuk memerangi varian baru virus corona yang pertama kali didokumentasikan di Afrika Selatan pada akhir tahun 2021 ini/Net

Dunia

AstraZeneca Akan Punya Vaksin Untuk Varian Baru Virus Corona Pada Akhir 2021

MINGGU, 18 APRIL 2021 | 20:25 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Salah satu produsen vaksin virus corona, AstraZeneca akan segera memiliki versi modifikasi dari vaksin yang ada saat ini untuk memerangi varian baru virus corona yang pertama kali didokumentasikan di Afrika Selatan pada akhir tahun 2021 ini.

Hal tersebut dipastikan oleh salah seorang pejabat AstraZeneca, yakni Sarah Walters yang merupakan manajer negara Austria AstraZeneca dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Kurier dan dimuat ulang oleh Reuters akhir pekan ini (Minggu, 17/4).

"Sementara itu, AstraZeneca dan Universitas Oxford telah memulai modifikasi vaksin untuk varian Afrika Selatan dan kami berharap vaksin itu akan siap pada akhir tahun ini, jika diperlukan," kata Walters.


Dia menyebut bahwa saat ini pihaknya tengah menghadapi tantangan, terutama dalam kendala pengiriman dosis vaksin di Uni Eropa serta proses kompleks dalam memproduksi vaksin.

"Kami harus bekerja tanpa menyimpan cadangan. Akibatnya, kami tidak bisa menebus kejadian tak terduga," katanya.

"Kami yakin bahwa kami akan memenuhi komitmen kami untuk mengirimkan 300 juta dosis ke Uni Eropa tahun ini," sambung Walters.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya