Berita

Sejumlah sentrifugal generasi baru Iran terlihat dipajang selama Hari Energi Nuklir Nasional Iran di Teheran pada 10 April 2021/Press TV

Dunia

Meski Sempat Diserang, Iran Berhasil Mulai Kembali 60 Persen Pengayaan Di Situs Nuklir Natanz

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 21:04 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Iran berhasil memulai kembali 60 persen pengayaan uranium di situs Natanz pada Jumat (16/4), hanya selang beberapa hari setelah fasilitas nuklir tersebut diserang.

"Pengayaan 60 persen saat ini sedang berlangsung di fasilitas nuklir Shahid Ahmadi Roshan (di Natanz)," kata kepala Organisasi Energi Atom Iran Ali Akbar Salehi.

Dia menyebut bahwa pengayaan 60 persen berhasil selesai dalam dua hari.


"Produksi uranium yang diperkaya 60 persen saat ini adalah 9 gram per jam," kata Salehi, seperti dikabarkan Press TV.

Salehi menekankan bahwa pengayaan bisa terus dilanjutkan meski sempat disabotase oleh pihak asing.

"Situs Natanz masih berdiri dan bergerak maju dengan penuh semangat," ujarnya.

"Salah satu pencegahnya adalah kesiapan para pemuda saleh yang segera menyelesaikan masalah setiap kali musuh menciptakan kecelakaan dan bergerak beberapa langkah ke depan juga," terangnya.

Pengumuman itu datang beberapa hari setelah Iran memberi tahu Badan Energi Atom Internasional (IAEA) tentang rencana untuk memulai pengayaan 60 persen uranium, pasca sabotase atau penyerangan yang dituduhkan Iran dilakukan oleh Israel.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya