Berita

Rusia geram dengan langkah Inggris yang mendukung sanksi baru Amerika Serikat terhadap Rusia/Net

Dunia

Inggris Dukung Sanksi Baru AS Soal Peretasan, Rusia Geram

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 20:00 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia geram dengan langkah Inggris yang mendukung sanksi baru Amerika Serikat terhadap Rusia.

Sebagai informasi, negeri Paman Sam pekan ini menjatuhkan sanksi segar bagi Rusia atas dugaan keterlibatan negara tersebut dalam campur tangan pemilu Amerika Serikat serta peretasan SolarWinds.

Sanksi tersebut kini didukung juga oleh Inggris. Kantor Luar Negeri Inggris memanggil duta besar Rusia di London pada hari Kamis (15/4) kemarin untuk menyatakan keprihatinannya atas "perilaku jahat" Rusia dan menyatakan dukungan untuk sanksi Amerika Serikat yang diumumkan oleh pemerintahan Joe Biden.


Hal itu membuat Rusia meradang. Kedutaan Besar Rusia di London menanggapi dengan mengatakan bahwa para "pengkritik Rusia" telah menemui kegagalan terbaru mereka dalam memastikan keamanan siber mereka sendiri.

"Dan menurut kebiasaan, mereka telah mencoba untuk menyalahkan Rusia," begitu bunyi peryataan tersebut, seperti dikabarkan The Guardian.

Di sisi lain, dutabesar Inggris untuk Rusia Deborah Bronnert juga dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow untuk membahas soal rincian hal tersebut pada Jumat (16/4). Namun dia tidak mengungkapkan soal apa saja pembahasan daam pertemuan tersebut.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya