Berita

Kazakhstan menggunakan vaksin Covid-19 Sputnik V buatan Rusia dan menggrartiskannya untuk warga setempat/Net

Dunia

Di Kazakhstan, Warga Bisa Vaksinasi Covid-19 Sambil Belanja Di Mal

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 19:24 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Kampanye vaksinasi Covid-19 tengah digalakan di banyak negara saat ini, demi memperlambat laju penularan virus corona yang sudah menjadi pandemi selama satu tahun belakangan, tidak terkecuali di Kazakhstan.

Namun, negara ini memiliki cara yang unik untuk bisa mempermudah warganya mengakses vaksinasi Covid-19. Pemerintah negara tersebut mempercepat program kampanye vaksinasinya dengan mendirikan titik vaksinasi drop-in untuk siapa saja yang berusia di atas 18 tahun di pusat perbelanjaan dan bazaar yang dikunjungi setiap hari oleh puluhan ribu orang.

Menyadur Reuters (Kamis, 15/4), titik-titik vaksinasi yang didirikan di beberapa pusat perbelanjaan besar dan pasar grosir di kota-kota besar memungkinkan pengunjung untuk mendapat suntikan vaksin tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu. Bahkan jika antrean sedang tidak panjang, vaksinasi dapat dilakukan dalam waktu kurang dari satu jam.


Pemerintah Kazakhstan sendiri menggunakan vaksin Covid/19 Sputnik V yang dikembangkan Rusia. Pemerintah setempat menggratiskan vaksinasi tersebut untuk warganya, serta untuk orang asing yang bekerja di negara tersebut.

Menurut operator salah satu mal di mana titik vaksinasi didirikan, yakni mal Mega Alma-Ata di kota terbesar Kazakhstan, Almaty, pusat vaksinasi di mal itu telah melayani ratusan pengunjung setiap hari sejak dibuka akhir pekan lalu.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya