Berita

Pemandangan fasilitas nuklir Natanz di provinsi Isfahan di Iran tengah/Reuters

Dunia

Menlu Iran: Terorisme Nuklir Israel Bisa Diatasi Jika Terorisme Ekonomi AS Diakhiri

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 17:07 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Aksi sabotase terbaru yang dilakukan Israel dengan menargetkan fasilitas nuklir Natanz di Iran merupakan "spiral berbahaya" yang hanya dapat diatasi jika Amerika Serikat mengakhiri kampanye terorisme ekonomi yang diluncurkan oleh mantan presiden Donald Trump.

"Terorisme nuklir di Natanz telah melepaskan spiral berbahaya yang hanya dapat diatasi dengan mengakhiri terorisme ekonomi Amerika Serikat yang diprakarsai oleh Trump," kata Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Press TV (Kamis, 15/4).

Sebagai informasi, pada pekan lalu terjadi ledakan di situs pengayaan uranium Natanz di Iran. Kejadian tersebut menyebabkan padamnya listrik di sejumlah wilayah di Iran.


Pejabat Iran memastikan bahwa kejadian itu tidak menyebabkan korban jiwa, kerusakan atau komplikasi.
Namun Iran menunjuk hidung Israel sebagai dalang di balik sabotase dan tindakan terorisme nuklir di Natanz itu.

Meski begitu, dari pihak Israel sendiri tidak memberikan komentar, baik mengiyakan ataupun menyanggah tuduhan tersebut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya