Berita

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga melakukan lawatan ke Washington dengan agenda utama mengenai isu China/Net

Dunia

PM Jepang Terbang Ke Washington, Isu China Jadi Agenda Utama

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 16:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga melakukan lawatan ke Washington, Amerika Serikat pada hari ini (Kamis, 15/4). Dengan demikian, dia merupakan pemimpin asing pertama yang mengadakan pembicaraan tatap muka dengan Presiden Amerika Serikat Joe Biden.

Menyadur kabar dari Channel News Asia, kunjungan Suga ini diharapkan akan memperbarui aliansi dua negara pasca kepemimpinan Donald Trump usai.

Dia membawa serta kekhawatiran tentang China sebagai agenda utama dalam kunjungan tersebut.
Presiden lembaga think tank dari Institut Kebijakan Luar Negeri Jepang yakni Kunihiko Miyake menyebut bahwa perjalanan Suga kali ini dilihat sebagai tanda bahwa Amerika Serikat menempatkan prioritas utama pada Asia Timur dalam diplomasi

Presiden lembaga think tank dari Institut Kebijakan Luar Negeri Jepang yakni Kunihiko Miyake menyebut bahwa perjalanan Suga kali ini dilihat sebagai tanda bahwa Amerika Serikat menempatkan prioritas utama pada Asia Timur dalam diplomasi

"Itu berarti Washington sekarang berbagi keprihatinan Jepang tentang perubahan dramatis dalam lingkungan strategis di Asia Timur selama dekade terakhir," kata Miyake yang juga merupakan mantan pejabat kementerian luar negeri tersebut.

Diketahui bahwa dalam beberapa waktu terakhir, Jepang semakin vokal tentang ekspansi maritim dan pembangunan militer China. Jepang juga secara terbuka memprotes keberadaan kapal China di sekitar pulau yang disengketakan yang dikenal sebagai Senkaku oleh Tokyo dan Diaoyu oleh Beijing.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya